<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yardapoteker&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://yardapoteker.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yardapoteker.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Apr 2012 02:32:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yardapoteker.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Yardapoteker&#039;s Blog</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yardapoteker.wordpress.com/osd.xml" title="Yardapoteker&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yardapoteker.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>YANG MUDA YANG KORUPSI</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/16/yang-muda-yang-korupsi/</link>
		<comments>http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/16/yang-muda-yang-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2012 06:54:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yardapoteker</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/16/yang-muda-yang-korupsi/</guid>
		<description><![CDATA[            Sepertinya begitu sulit negeriku tercintaIndonesiaini terbebas dari borok yang namanya korupsi. Entah cara apa yang bisa ditempuh agar borok tersebut dapat disembuhkan dengan paripurna dari bumi ibu pertiwi. Masih terngiang di telinga saya pendapat yang dilontarkan oleh beberapa komentator terkenal negeri yang saya sudah tidak ingat persisnya siapa saja mereka. Inti dari pendapat mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=986&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>            Sepertinya begitu sulit negeriku tercintaIndonesiaini terbebas dari borok yang namanya korupsi. Entah cara apa yang bisa ditempuh agar borok tersebut dapat disembuhkan dengan paripurna dari bumi ibu pertiwi. Masih terngiang di telinga saya pendapat yang dilontarkan oleh beberapa komentator terkenal negeri yang saya sudah tidak ingat persisnya siapa saja mereka. Inti dari pendapat mereka yang sering dibahas beberapa tahun lalu sekitar masa-masa awal reformasi yang mengatakan bahwa untuk membebaskanIndonesiadari korupsi, maka salah satu caranya adalah pemangkasan satu generasi. Generasi yang mereka maksud adalah generasi tua yang pada saat itu sedang memegang kendali di negeri ini. Diharapkan dengan mengganti generasi tua tersebut dengan generasi baru yang belum terkontaminasi dengan sifat korupsi, diharapkan jalannya pengelolaan Negara tercintah bisa bersih dan akuntabel.</p>
<p>            Menyaksikan beberapa peristiwa yang beberapa waktu terakhir ini selalu menjadi berita utama di media masa, membuat saya meragukan kebenaran dari pendapat para pengamat tersebut.  Ditetapkannya Angelina Sondagh baru-baru ini menjadi tersangka korupsi yang didahului oleh teman separtainya, Muhammad Nazaruddin, membuat saya menjadi pesimis akan terlepasnya Indonseia dari korupsi. Kedua orang tersebut bisa dikatakan generasi muda yang pada saat reformasi bergolak, belumnya duduk sebagai pejabat di negeri ini. Tetapi meskipun belum dijatuhi vonis bersalah oleh hakim, tetap saja status mereka sebagai tersangka, telah membuat stigma yang muda yang tidak korupsi menjadi meragukan. Terlebih lagi apabila yang ketua umumnya yang sampai saat ini masih berstatus yang namanya sering dikait-kaitkan dengan kasus korupsi tersebut terbukti terlibat, maka semakin lengkaplah kebobrokan negeriku tercinta ini.</p>
<p>            Yang muda yang korupsi sebetulnya juga telah diberitakan dengan massif pada masa-masa sebelumnya. Siapa yang berani menolak untuk mengatakan jika Si Gayus Tabunan si pengemplang pajak adalah generasi muda yang terbukti melakukan korupsi. Dengan golongan yang masih terhitung golongan bawah, dia telah berhasil memperkaya dirinya sendiri dengan menyalahgunakan posisinya di dirjen pajak, meraup uang milyaran rupiah. Kasus lain adalah ditemukanya banyak rekening gendut pegawai negeri sipil muda (PNS muda). Rekening yang jumlahnya sangat tidak wajar jika ditakar dengan kedudukan mereka di posisi pekerjaan. Lagi-lagi korupsi dilakukan atau disangka diperbuat oleh generasi muda.</p>
<p>            Yang menjadi pertanyaan saat ini di benak saya adalah, apakah banyaknya perbuatan korupsi yang saat ini membelit orang-orang muda dikarenakan tindakan pemangkasan saru generasi seperti yang diusulkan oleh banyak pengamat tersebut tidak jadi dilaksanakan? Sehingga generasi tua yang telah terlumuri oleh kebiasaan korupsi telah sempat menurunkan tabiat tersebut kepada generasi muda di bawahnya? Ataukan memang karena korupsi tersebut telah menjadi semacam budaya di negeri ini sehingga harus dipelihara secara turun temurun seperti halnya budaya-budaya lain? Tentunya yang terakhir ini semoga tidak benar. Tentunya kita berharap jika korupsi tersebut hanya dilakukan oleh oarng-orang yang hatinya telah kotor dan lupa bahwa apa yang mereka perbuat di dunia ini akan dipertanggung jawabkan di hari akhir kelak. Semoga lembaga-lembaga anti korupsi baik yang berstatus LSM atau instansi resmi Negara bisa dengan cepat dan tegas membersihkan para tikus-tikus korupsi dari negeriku tercinta. Semoga korupsi akan segera enyah dariIndonesiaagar kesejahteraan dan kemakmuran segera menyapa rakyatnya yang telah begitu lama hidup dalam kemelaratan dan penderitaan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yardapoteker.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yardapoteker.wordpress.com/986/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yardapoteker.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yardapoteker.wordpress.com/986/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yardapoteker.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yardapoteker.wordpress.com/986/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yardapoteker.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yardapoteker.wordpress.com/986/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yardapoteker.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yardapoteker.wordpress.com/986/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yardapoteker.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yardapoteker.wordpress.com/986/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yardapoteker.wordpress.com/986/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yardapoteker.wordpress.com/986/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=986&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/16/yang-muda-yang-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d00740a9c97688b7c518d42516ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yardapoteker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UNGKAPAN/ PERTANYAAN PRAKTIS KETIKA JALAN-JALAN DI JEPANG</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/15/ungkapan-pertanyaan-praktis-ketika-jalan-jalan-di-jepang/</link>
		<comments>http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/15/ungkapan-pertanyaan-praktis-ketika-jalan-jalan-di-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2012 05:08:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yardapoteker</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/15/ungkapan-pertanyaan-praktis-ketika-jalan-jalan-di-jepang/</guid>
		<description><![CDATA[Chikaku no eki wa doko ni arimasu ka ? stasiun kereta api terdekat dimana? Kippu no kau kata o oshiete kudasai !  Tolong jelaskan cara membeli tiket ( misalnya tiket kereta api ) Saginuma eki no Densya wa nan sen desu ka ?  Kereta yang ke Saginuma di line berapa ? Saginuma eki no kippu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=982&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>Chikaku no eki wa doko ni arimasu ka ? stasiun kereta api terdekat dimana?</li>
<li>Kippu no kau kata o oshiete kudasai !  Tolong jelaskan cara membeli tiket ( misalnya tiket kereta api )</li>
<li>Saginuma eki no Densya wa nan sen desu ka ?  Kereta yang ke Saginuma di line berapa ?</li>
<li>Saginuma eki no kippu wa ikura desu ka ?  Tiket yang ke stasiun Saginuma berapa harganya ?</li>
<li>Watashi wa IC ka-do ( PASMO ka-do ) o kaitai desu . Saya ingin membeli kartu IC . Untuk mempermudah perjalanan dengan tidak selalu membeli tiket kereta api setiap kali ingin naik kereta, sebaiknya kita membeli kartu IC seperti PASMO atau SUICA. Deposit 500 yen dan bisa diisi minimal 1000 yen. Setiap kali hendak masuk stasiun kita tinggal menyentukkan kartu tersebut dan ongkos akan dipotong dari kartu. Kartu juga bisa dipakai untuk naik bus dan berbelanja di minimarket bertanda khusus.</li>
<li>Saginuma eki no densya wan an ji kimasu ka ? Kereta yang ke stasiun Saginuma datangnya jam berapa ?</li>
<li>Watashi wa Shibuya eki ni ikitai desu, Densya wa dochira desu ka ? Saya ingin pergi ke stasiun Shibuya, Keretanya yang mana ?</li>
<li>Norikae wa doko desu ka?  Ganti keretanya di mana? </li>
<li>Basu noriba wa doko ni arimasu ka ? Halte bis dimana ?</li>
<li>Saginuma no basu wa dochira (Nanban ) desu ka ?  Bus yang ke Saginuma yang mana ( nomor berapa )?</li>
<li>Saginuma ni koko kara basu de donogurai kakarimasu ka?  Ke Saginuma dari sini naik bus kira-kira berapa lama ?</li>
<li>Saginuma mae wa ato nan mae desu ka?  Halte Saginuma berapa halte lagi?</li>
<li>Sumimasen, Shibuya wa doko desu ka?  Mohon maaf, Shibuya dimana?</li>
<li>Ichi nichi kippu kudasai ! Tolong tiket one day pass nya ! ( Misal ketika ingin beli tiket tersebut ke sopir bus )</li>
<li>Ichi nichi kippu wa arimasu ka? Apaka ada tiket one day passnya ?</li>
<li>Kono jushoo wa doko desu ka?  Alamat ini dimana?</li>
<li>Kono hoteru wa doko ni arimasu ka? Hotel ini ada dimana?</li>
<li>Kore wa ikura desu ka? Ini harganya berapa?</li>
<li>Sore wa ikura desu ka ?</li>
<li>Kaite kudasai! Mohon dituliskan !</li>
</ol>
<p> </p>
<p>Semoga bisa membantu. Tapi sebelumnya mohon maaf jika mungkkin ada kalimat yang kurang pas karena saya sendiri masih dalam proses belajar bahasa Jepang. Tetapi setidaknya kalimat-kalimat seperti di ataslah yang biasa saya gunakan dalam keseharian saya di Jepang.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yardapoteker.wordpress.com/982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yardapoteker.wordpress.com/982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yardapoteker.wordpress.com/982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yardapoteker.wordpress.com/982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yardapoteker.wordpress.com/982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yardapoteker.wordpress.com/982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yardapoteker.wordpress.com/982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yardapoteker.wordpress.com/982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yardapoteker.wordpress.com/982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yardapoteker.wordpress.com/982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yardapoteker.wordpress.com/982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yardapoteker.wordpress.com/982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yardapoteker.wordpress.com/982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yardapoteker.wordpress.com/982/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=982&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/15/ungkapan-pertanyaan-praktis-ketika-jalan-jalan-di-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d00740a9c97688b7c518d42516ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yardapoteker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Salju lebih awal menghujani Tokyo di tahun 2012 ini.</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/03/salju-lebih-awal-menghujani-tokyo-di-tahun-2012-ini/</link>
		<comments>http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/03/salju-lebih-awal-menghujani-tokyo-di-tahun-2012-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 11:03:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yardapoteker</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/03/salju-lebih-awal-menghujani-tokyo-di-tahun-2012-ini/</guid>
		<description><![CDATA[Salju lebih awal menghujaniTokyodi tahun 2012 ini.             Musim dingin kali ini sangat spesial bagi saya. Spesial karena saya menjalani hari-hari dengan suhu rata-rata di bawah 5 derajat celcius ini tidak sendiri lagi, ada orang-orang tercinta yang selalu bersama-sama saya.Adaistri dan ketiga buah hati kami yang selalu mengisi hari-hari kami dengan segenap keceriaan mereka. Yaa, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=978&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salju lebih awal menghujaniTokyodi tahun 2012 ini.</p>
<p>            Musim dingin kali ini sangat spesial bagi saya. Spesial karena saya menjalani hari-hari dengan suhu rata-rata di bawah 5 derajat celcius ini tidak sendiri lagi, ada orang-orang tercinta yang selalu bersama-sama saya.Adaistri dan ketiga buah hati kami yang selalu mengisi hari-hari kami dengan segenap keceriaan mereka. Yaa, bagi mereka, musim dingin ini merupakan musim dingin pertama mereka. Musim terakhir yang baru bagi mereka setelah kedatangan mereka di awal musim semi sebelumnya.</p>
<p>           Adahal yang sangat mereka tunggu-tunggu di musim yang oleh warga Jepang disebut fuyu ini. Apalagi kalau bukan salju. Yaa, salju menjadi sesuatu yang sangat asing bagi mereka yang selama ini tinggal di negeri beriklim tropis dimana salju menjadi sesuatu yang mustahil turun, meskipun salju tersebut juga bisa dijumpai di puncak gunung tertinggi di Papua. Hal ini membuat waktu turunnya salju menjadi saat yang menjadi penantian mereka dan sering menjadi bahan obrolan kami. Suatu ketika saya mencoba membuka blog yang pernah saya tulis tentang salnu tahun lalu. Dari bolg tersebut saya ketahui bahwa salju turun di bumiTokyodan sekitarnya di bulan Februari. Tepatnya di Minggu kedua sementara tahun sebelumnya sedikit lebih awal yakni pada minggu pertama bulan yang sama. Aga masa-masa penantian kami agak sedikit terarah, informasi ini saya sampaikan kepada anak dan istri saya. Saya sampaikan kepada mereka bahwa berdasarkan pengalaman saya dalam dua tahun sebelumnya, salju turun di bulan Februari.</p>
<p>            Banyak yang bilang bahwa udara di winter tahun ini lebih dingin disbandingkan tahun lalu. Sayapun merasakan hal yang sama. Apakah dinginnya udara ini merupakan tanda bahwa salju akan lebih banyak turun disbanding tahun lalu?. Di Jum’at pagi tanggal 19 Januari, ketika kami sedang bersiap memulai kegiatan hari itu. Ketika anak-saya yang duduk di kelas satu bersiap untuk berangkat sekolah, istri saya menyempatkan untuk melihat situasi di luar lewat jendela rumah. Betapa terkejutnya istri saya ketika itu, dia terkejut melihat salju yang sedang turun di luar. Kak, salju kak, kata istri saya. Kamipun segera berlari ke tempat ia berdiri, dan ternyata salju memang sedang turun mengguyur bumi. Sontak saja, saya segera membangunkan anak kedua kami yang tengah tertidur. Yaa, karena belum bersekolah, anak laki-laki pertama kami tersebut biasanya bangun lebih siang. Tapi pagi itu mendengar saya membangunkannya karena salju, dia langsung terbangun dan berlari untuk melihat salaju. Terdorong rasa ingin memberikan pengalaman baru kepada anak-anak, saya mengajak anak laki-laki saya untuk bersma-sama mengantarkan kakaknya ke sekolah sambil berpayung ria di tengah guyuran salju yang tidak begitu lebat.</p>
<p>            Walau tidak lebat, tetapi tetap saja dapat membuat anak-anak saya bergembira. Mereka gembira karena akhirnya mereka dapat merasakan salju secara langsung. Salju yang selama ini hanya mereka  tahu dari bacaan atau cerita-cerita saya. Dan tentu saja saya tidak lupa mengabadikan kenangan indah tersebut dalam foto. Yaa, ternyata salju tahun ini turun jauh lebih awal dari tahun sebelumnya ( tiga minggu lebih ).</p>
<p>           </p>
<p>           </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yardapoteker.wordpress.com/978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yardapoteker.wordpress.com/978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yardapoteker.wordpress.com/978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yardapoteker.wordpress.com/978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yardapoteker.wordpress.com/978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yardapoteker.wordpress.com/978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yardapoteker.wordpress.com/978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yardapoteker.wordpress.com/978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yardapoteker.wordpress.com/978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yardapoteker.wordpress.com/978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yardapoteker.wordpress.com/978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yardapoteker.wordpress.com/978/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yardapoteker.wordpress.com/978/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yardapoteker.wordpress.com/978/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=978&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yardapoteker.wordpress.com/2012/02/03/salju-lebih-awal-menghujani-tokyo-di-tahun-2012-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d00740a9c97688b7c518d42516ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yardapoteker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BEGINI CARA ORANG JEPANG MEMBUANG SAMPAH</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/12/06/begini-cara-orang-jepang-membuang-sampah/</link>
		<comments>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/12/06/begini-cara-orang-jepang-membuang-sampah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 04:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yardapoteker</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman di negeri sakura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yardapoteker.wordpress.com/?p=954</guid>
		<description><![CDATA[            Teratur dan detil sepertinya telah menjadi darah daging bagi orang Jepang. Telah menjadi salah satu ciri bagi Kaisar Akihito dan rakyatnya. Barang kali ini pula yang menjadi salah satu penyebab majunya negeri ini sejajar dengan bangsa-bangsa Eropa. Yaa, salah satu aktivitas yang menggambarkan betapa teratur dan detilnya mereka adalah dari cara mereka mengelola pembuangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=954&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">            Teratur dan detil sepertinya telah menjadi darah daging bagi orang Jepang. Telah menjadi salah satu ciri bagi Kaisar Akihito dan rakyatnya. Barang kali ini pula yang menjadi salah satu penyebab majunya negeri ini sejajar dengan bangsa-bangsa Eropa. Yaa, salah satu aktivitas yang menggambarkan betapa teratur dan detilnya mereka adalah dari cara mereka mengelola pembuangan sampah. Sebagimana kita ketahui bersama bahwa hidup kita takkanbisa lepas dari yang namanya sampah. Bersih bukan berarti kita tidak pernah bersinggungan dengan sampah melainkan bersih adalah bagaimana cara kita bisa mengelola sampah tersebut sehingga tidak menimbulkan masalah. Berikut beberapa fakta tentang cara orang Jepang memperlakukan sampah</p>
<ol style="text-align:justify;" start="1">
<li>Orang      Jepang mengelompokkan sampah-sampah mereka menjadi beberapa jenis, antara      lain sampah rumah tangga ( sisa-sia bahan masakan, kertas-kertas yang      sudah kotor, dll ), sampah-sampah berbahan plastik, sampah-sampah botol      dan kaleng, sampah-sampah khusus seperti alat-alat rumah tangga ( wajan,      penggorengan, radio, televise, lemari es, dll ) yang bereka bagi lagi      berdasarkan ukurannya ( besar dan kecil ).</li>
<li>Orang      Jepang menetapkan jadwal pembuangan sampah dalam setiap Minggunya.      Misalnya di daerah tempat saya tinggal, sampah rumah tangga dibuang tiga      kali dalam seminggu ( Selasa, Kamis dan Sabtu ). Hari Senin adalah waktu      untuk membuang sampah-sampah kertas. Hari Rabu adalah waktu untuk membuang      sampah-sampah botol plastic, kaleng dan botol-botol kaca yang masing-masing      dikelompokkan berdasarkan jenisnya masing-masing. Sementara hari Jum’at      minggu ke-2 dan ke-4 setiap bulannya merupakan saat untuk membuang      alat-alat rumah tangga khusus. Hari Minggu adalah hari dimana tempat      pembuangan sampah menikmati kebersihannya alias tidak ada pembuangan      sampah. Sampah-sampah tersebut dijadwal secara tertulis agar ditaruh      ditempat pembuangan sampah sementara setiap harinya antara pukul 8 sampai      9 pagi. Jadi dihimbah untuk tidak membuang sampah di malam harinya. Memang      dari pengalaman saya pukul 8 – 9 ini tidaklah saklek dilaksanakan.      Misalnya banyak juga orang Jepang yang mulai menaruh sampahnya lebih awal.      Sementara datangnya truk pembuang sampah menandakan akhir pembuangan      sampah pada hari tersebut.</li>
<li>Sudah      menjadi kebiasaan orang Jepang yaitu mereka membuang sampahnya dengan      rapi. Sampah-sampah dibungkus dengan plastik transparan ( tidak gelap ).      Sampah kertas dibuang dalam wadah kertas seperti kantung kertas bekas      belanjaan. Buku-buku bekas atau Koran mereka ikat dengan apik, dan lain      sebagainya. Kebiasaan ini membuat tempat-tempat sampah di Jepang bebas      dari bau.</li>
<li>Untuk      membuang sampah yang berukuran besar, kita harus membayar uang daur      ulangnya. Biasanya sampah yang berukuran di atas 30 cm. Misalnya untuk      membuang kipas angin yang cukup besar ataupun sepeda, orang jepang harus      membeli stiker yang menurut sensei saya bisa dibeli di kombini store      seharga 500 yen.</li>
<li>Pada      masa libur panjang seperti libur tahun baru dan Golden week yang lamanya      hampir satu minggu, pembuangan sampah ditiadakan dan biasanya telah      diinformasikan melalui website pemerintah setempat. Pada sat ini      tempat-tempat pembuangan sampah sementara biasanya ditutup misalnya dengan      menutup dan mengikatkan jarring tali penutup bak sampah sehingga      sampah-sampah tidak bisa dibuang dan dimasukkan kesana.</li>
<li>Bak      sampah/ tempat pembuangan sampah sementara bersama banyak tersebar di      dekat hunian masyarakat.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Memang banyak yang harus kita pelajari dari neregi sakura ini. Salah satunya adalah cara membuang sampah mengingat sampah di Negara kita terutama di kota-kota besar masih merupakan masalah yang belum terselesaikan.Kotabesar sepertiJakarta,Bandung,Surabayadan kota-kota lainnya hendaknya bisa mengambil contoh dari orang Jepang. Sehingga kita nantinya bisa menikmatikotaJakarta, ataukotaBandungyang bersih dan bebas dari bau-bau yang tidak sedap.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yardapoteker.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yardapoteker.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yardapoteker.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yardapoteker.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yardapoteker.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yardapoteker.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yardapoteker.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yardapoteker.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yardapoteker.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yardapoteker.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yardapoteker.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yardapoteker.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yardapoteker.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yardapoteker.wordpress.com/954/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=954&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/12/06/begini-cara-orang-jepang-membuang-sampah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d00740a9c97688b7c518d42516ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yardapoteker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INDAHNYA MUSIM GUGUR DI JEPANG</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/12/05/indahnya-musim-gugur-di-jepang/</link>
		<comments>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/12/05/indahnya-musim-gugur-di-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 09:25:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yardapoteker</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman di negeri sakura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yardapoteker.wordpress.com/?p=951</guid>
		<description><![CDATA[            Musim gugur tahun 2011 ini merupakan musim gugur kedua saya di Jepang (Kawasaki,YokohamadanTokyoarea ). Musim gugur tahun lalu rasanya saya lewatkan begitu saja. Tidak seperti ketika saya menghadapi awal musim semi yang ditandai dengan bermekaran sakura dimana saya begitu antusias di dalam menyambutnya. Tapi musim gugur kedua ini cukup berbeda. Mungkin karena saat ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=951&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">            Musim gugur tahun 2011 ini merupakan musim gugur kedua saya di Jepang (Kawasaki,YokohamadanTokyoarea ). Musim gugur tahun lalu rasanya saya lewatkan begitu saja. Tidak seperti ketika saya menghadapi awal musim semi yang ditandai dengan bermekaran sakura dimana saya begitu antusias di dalam menyambutnya. Tapi musim gugur kedua ini cukup berbeda. Mungkin karena saat ini keluarga telah ada bersama saya sehingga saya juga jadi lebih perhatian dengan suasan musim gugur.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Keindahan Jepang di musim gugur sebenarnya telah saya dengar sejak awal kedatangan saya di Jepang dua tahun lalu. Dari sebuah tulisan di internet yang saya baca, saya dapatkan informasi bahwa musim gugur kadang disebut dengan musim semi kedua. Hal ini disebabkan karena indahnya daun-daun yang mengalami perubahan warna. Keindahan tersebut ternyata baru bisa saya rasakan dan nikmati di tahun ini. Ternyata benar, bahwa suasana musim gugur tak kalah indahnya dengan masa sakura. Kalau pada musim semi yang berlomba menampilkan warna adalah bunga, sedangkan di musim gugur, giliran dedaunan yang berpacu menampilkan keapikannya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Momiji adalah pohon yang sangat terkenal di musim gugur. Perubahan warna daun dari hijau menjadi merah sebelum jatuh berguguran secara hampir bersamaan, membuat momiji menjadi salah satu icon penting di musim ini. Suatu ketika saya bertanya pada volunteer bahasa Jepang tentang spot yang bagus untuk menikmati momiji diTokyoarea. Tetapi mereka bilang bahwa perubahan warna momiji akan terlihat sangat indah di daerah-daerah yang perbedaan suhu antara musim panas dan dinginnya sangat kontras dan itu tidak diTokyoarea. Hal ini membuat saya terpaksa menunda keinginan untuk menikmati keindahan momiji sampai suatu ketika saya bija pergi ke daerah-daerah yang dimaksud. Tapi ini bukan berarti saya tidak bisa melihat perubahan warna daun momiji, karena di sekitar rumah saya pun cukup banyak terdapat pohon momiji.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Gingko adalah pohon lain yang juga sering disebut di musim gugur. Dan pohon ini sangat banyak terdapat diTokyoarea. Pohon ini banyak digunakan sebagai pohon pelindung seperti di sepanjang tepi jalan raya. Di kawasan kampus, perkantoran dan sebagainya. Jadilah di musim gugur tahun ini saya beserta keluarga berburu tempat yang asik untuk menikmati keelokan perubahan warna pohon tersebut di musim yang oleh orang Jepang disebut AKI. Salah satu tempat terdekat dari kediaman saya yang pernah saya tahu memiliki pemandangan pohon gingko yang bagus adalah kampus Universitas Tokyo. Kebetulan dari hasil penelusuran di GOOGLE ternyata mendukung berita tersebut. Jadilah pada hari minggu tanggal 26 November yang lalu saya sekeluarga beserta keluarga seorang teman, meluncur kesana, tapi sayang ternyata perubahan warna gingko belum mencapai puncaknya sehingga keinginan untuk menikmati indahnya gingko di musim gugur belum terpuaskan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Dari volunteer bahasa Jepang, saya dapatkan kabar bahwa diKeioUniversityyang lokasinya cukup dekat dengan rumah saya, pemandangan gingko sangat bagus. Karena takut terlewatkan, maka pada hari minggu 4 Desember kemarin, saya dan keluarga pergi ke kampus tersebut dan ternyata memang, perubahan warna daun pohon gingko sepertinya sedang berada di puncaknya. Pohon-pohon gingko yang ada disanaberusia tua dan besar. Sebagian dedaunan yang telah berubah warna dari hijau ke kuning telah berguguran yang membuat permadani daun gingko di atas tanah tempat pohon-pohon tersebut tumbuh. Perkiraan saya dalam beberapa hari ke depan, hamparan permadani daun gingko tersebut akan semakin meluas dan menebal. Sungguh pemandangan yang membuat saya takjub.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yardapoteker.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yardapoteker.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yardapoteker.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yardapoteker.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yardapoteker.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yardapoteker.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yardapoteker.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yardapoteker.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yardapoteker.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yardapoteker.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yardapoteker.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yardapoteker.wordpress.com/951/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yardapoteker.wordpress.com/951/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yardapoteker.wordpress.com/951/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=951&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/12/05/indahnya-musim-gugur-di-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d00740a9c97688b7c518d42516ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yardapoteker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JEPANG NEGERI SEJUTA TOKO RECYCLE ( BARANG SECOND )</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/18/jepang-negeri-sejuta-toko-recycle-barang-second/</link>
		<comments>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/18/jepang-negeri-sejuta-toko-recycle-barang-second/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2011 02:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yardapoteker</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman di negeri sakura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yardapoteker.wordpress.com/?p=946</guid>
		<description><![CDATA[Saya jadi teringat akan kecemasan yang saya alami sekitar dua tahun lalu, tepatnya beberapa saat sebelum keberangkatan ke negeri yang diterpa Tsunami hebat pada Maret lalu ini. Saya cemas dengan tingginya biaya hidup diTokyo. Dan salah satu cara yang saya tempuh untuk menghadapinya waktu itu adalah dengan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan sebisa mungkin dariJakarta. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=946&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya jadi teringat akan kecemasan yang saya alami sekitar dua tahun lalu, tepatnya beberapa saat sebelum keberangkatan ke negeri yang diterpa Tsunami hebat pada Maret lalu ini. Saya cemas dengan tingginya biaya hidup diTokyo. Dan salah satu cara yang saya tempuh untuk menghadapinya waktu itu adalah dengan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan sebisa mungkin dariJakarta. Jadilah istri tercinta menjadi sangat sibuk mempersiapkan segalanya, mulai dari pakaian, peralatan masak dan lain sebagainya. Sebetulnya salah seorang teman yang telah lebih dulu berangkat setahun sebelumnya sudah mengingatkan saya agar tidak perlu membawa terlalu banyak pakaian karena cukup mudah mendapatkan pakaian di Jepang. Tetapi tetap saja sulit menghalau rasa cemas tersebut dari hati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Walaupun sudah berusaha untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya dari beberapa teman di Jepang, tetap saja ada saja informasi yang terlewatkan. Walhasil saya tidak bisa menggunakan peralatan listrik yang saya bawa dariJakartaseperti rice cooker, setrika, dan blender yang disebabkan perbedaan tegangan listrik antara Jepang denganIndonesia. Padahal sang istri telah susah payah membelinya di PasarJakarta. Yaa Tegangan listrik di Jepang 110 V dibanding Indonsia yang 220 V. Untuk urusan pakaian memang sedari awal sudah direncankan untuk mengupayakan pakaian musim dingin di Jepang karena memang pakaian musin dingin yang tebal akan menyita koper bawaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada minggu pertama saya diajak oleh dua orang teman yang telah lebih dulu mengenal Jepang untuk berbelanja pakaian dingin seperti baju sweater dan jaket di salah satu toko second hand di daerah dekat pasar Okachimachi. Harga baju sweater layak pakai sekitar 300 sampai 500 yen. Setelah berbelanja di toko tersebut barulah hati saya agak tenang karena ternyata untuk urusan pakaian tidak menjadi masalah di Jepang asalkan kita tidak merasa keberatan untuk mengenakan pakaian second hand. Dan seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak toko-toko yang menjual barang-barang second hand yang sangat layak pakai atau bahkan bisa dibilang masih baru yang saya temukan di Jepang. Sehingga sampai sekarang saya menjadi seorang yang sangat hobi mengunjungi toko-toko second hand. Kunjungan ke toko second hand tidak mesti untuk berbelanja melainkan, tetapi terkadang hanya untuk melihat-lihat berbagai macam barang yang sangat beraneka ragamnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beberapa toko second hand yang pernah saya kunjungi antara lain</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Hard OFF (<cite><a href="http://www.hardoff.co.jp/">www.<strong>hardoff</strong>.co.jp</a> )</cite>, merupakan jaringan toko barang-barang second yang sudah dikelola secara professional.. Untuk mengunjungi websitenya tinggal dengan mudah menggunakan kata kunci Hard Off di mesin pencari google. Barang-barang yang dijual sangat bervariasi. Mulai dari pakaian, perlengkapan rumah tangga, sepeda, perlengkapan olah raga, musik, dan lain-lain. Dari yang tidak bermerek sampai yang bermerek.</li>
<li>Treasure Factory<cite> ( <a href="http://www.treasure-f.com/">www.<strong>treasure</strong>-f.com</a> )</cite>, sejenis dengan Hard Off..</li>
<li>Gorilla, saya baru sekali mengunjungi outlet toko ini. Tapi sepertinya juga mirip dengan Hard off dan Treasure factory, tetapi dari toko yang saya kunjungi sepertinya tidak sebesar kedua toko second sebelumnya</li>
<li>Toko-toko second hand yang dimiliki oleh perorangan. Dari pengalaman saya, cukup banyak jumlahnya.</li>
<li>Pasar free market. Merupakan pasar yang biasanya buka pada hari Sabtu atau Minggu atau pada momen tertentu. Banyak masyarakat yang menjual barang-barang milik mereka yang masih layak. Jumlah stand bervariasi bisa puluhan sampai ratusan.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jadi selamat berburu di toko recycle Jepang!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yardapoteker.wordpress.com/946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yardapoteker.wordpress.com/946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yardapoteker.wordpress.com/946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yardapoteker.wordpress.com/946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yardapoteker.wordpress.com/946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yardapoteker.wordpress.com/946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yardapoteker.wordpress.com/946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yardapoteker.wordpress.com/946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yardapoteker.wordpress.com/946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yardapoteker.wordpress.com/946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yardapoteker.wordpress.com/946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yardapoteker.wordpress.com/946/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yardapoteker.wordpress.com/946/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yardapoteker.wordpress.com/946/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=946&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/18/jepang-negeri-sejuta-toko-recycle-barang-second/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d00740a9c97688b7c518d42516ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yardapoteker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DUH ENAKNYA BERSANTAI DENGAN KELUARGA DI KOEN JEPANG</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/14/duh-enaknya-bersantai-dengan-keluarga-di-koen-jepang/</link>
		<comments>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/14/duh-enaknya-bersantai-dengan-keluarga-di-koen-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 08:17:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yardapoteker</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/14/duh-enaknya-bersantai-dengan-keluarga-di-koen-jepang/</guid>
		<description><![CDATA[Bisa dibilang bahwa hampir tiap akhir minggu atau yang oleh orang Jepang disebut shuumatsu, kami sekeluarga isi dengan kegiatan jalan-jalan untuk sekedar menyegarkan jiwa kami. Jangan dibayangkan bahwa kami pergi jalan-jalan ke tempat-tempat yang jauh karena untuk melakukan itu pasti memerlukan biaya yang tidak sedikit. Jalan-jalan ke tempat-tempat yang dekatpun cukuplah untuk kami menikmati akhir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=945&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisa dibilang bahwa hampir tiap akhir minggu atau yang oleh orang Jepang disebut shuumatsu, kami sekeluarga isi dengan kegiatan jalan-jalan untuk sekedar menyegarkan jiwa kami. Jangan dibayangkan bahwa kami pergi jalan-jalan ke tempat-tempat yang jauh karena untuk melakukan itu pasti memerlukan biaya yang tidak sedikit. Jalan-jalan ke tempat-tempat yang dekatpun cukuplah untuk kami menikmati akhir pekan di Jepang. Salah satu tempat yang manjadi favorit kami terutama bagi anak-anak kami yang kebetulan masih sangat senang dengan kegiatan bermain adalah taman terbuka atau sudah biasa kami sebut dengan koen. Yaa, koen menjadi salah satu tempat yang bisa digunakan untuk melakukan rekreasi keluarga.</p>
<p>Mencari koen di Jepang khususnya di daerah tempat tinggal kami di Kawasaki dan Yokohama area tidaklah sulit. Saya rasa hal yang sama juga berlaku secara umum di Jepang. Situasi yang jauh berbeda saya rasakan ketika masih di Jakarta sebelum studi ke Jepang saat ini. Waktu itu rasanya sulit sekali bagi kami menemukan taman-taman terbuka sejenis yang bisa dibuat untuk tempat duduk-duduk santai bersama anggota keluarga. Segera melintas dalam benak saya dan istri,   ketika kami lebih sering jalan-jalan ke mall sewaktu di Jakarta dulu walaupun hanya sekedar makan siang di KFC atau restoran sejenis atau kadang-kadang menonton di bioskop. Rasanya waktu itu sangat jarang sekali kalau tidak bisa mengatakan tidak pernah, menikmati liburan keluarga di taman. Karena beberapa kali kami pernah ke Ancol, taman mini ataupun Ragunan, Tetapi untuk masuk ke taman-taman tersebut kita harus menyiapkan uang untuk membeli tiket. </p>
<p>Di Jepang, kami begitu mudah menemukan koen-koen yang nyaman. Koen-koen dengan berbagai ukuran mulai dari yang kecil, sedang sampai yang besar. Koen-koen yang bisa kami nikmati dengan gratis. Koen-koen yang ramai dikunjungi oleh masyarakat setempat untuk sekedar bermain-main bersama anggota keluarga seperti main badminton, base ball, sepak bola di atas lapangan rumput yang menghijau. Dan hari Sabtu kemarin, saya sekeluarga serta keluarga teman menikmati kegembiraan di salah satu koen yang ternyata lokasi cukup dekat dengan rumah kami. Koen yang cukup besar yang untuk mencapainya kami tidak perlu menggunakan kendaraan karena bisa dicapai dengan berjalan kaki dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.  Sebenarnya koen-koen dengan ukuran lebih kecil juga aa bersis di lokasi rumah kami. Koen yang sebenarnya juga cukup bagi anak-anak kami untuk sekedar bermain perosotan, ayunan dan lain sebagainya. Tapi yang namanya manusia, selalu saja kami ingin mencoba sesuatu yang lain dan baru.</p>
<p>Ingin rasanya kami berlama-lama duduk di atas tikar yang kami gelar di koen tersebut. Tapi sayang malam yang segera akan menjelang memaksa kami untuk pulang. Udara yang sejuk kemarin membuat kami betah bermain-main di koen itu. Yaa, udara musim gugur memang enak dirasakan. Enak untuk melakukan aktivitas outdor. Saya bisa melihat kegembiraan yang dipancarkan di wajah anak-anak kami. Gembira karena mereka bisa berlari ke sana ke mari dan melakukan berbagai macam permainan yang mereka suka. Bereka bermain base ball yang merupakan olah raga paling banyak dimainkan di Jepang, badminton, sepak bola, dan lain-lainya. Sungguh asyiiik bersantai bersama keluarga di koen-koen yang ada di Jepang</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yardapoteker.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yardapoteker.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yardapoteker.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yardapoteker.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yardapoteker.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yardapoteker.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yardapoteker.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yardapoteker.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yardapoteker.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yardapoteker.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yardapoteker.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yardapoteker.wordpress.com/945/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yardapoteker.wordpress.com/945/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yardapoteker.wordpress.com/945/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=945&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/14/duh-enaknya-bersantai-dengan-keluarga-di-koen-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d00740a9c97688b7c518d42516ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yardapoteker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INI DIA, GAJI PEGAWAI NEGERI DI JEPANG</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/10/ini-dia-gaji-pegawai-negeri-di-jepang/</link>
		<comments>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/10/ini-dia-gaji-pegawai-negeri-di-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 03:05:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yardapoteker</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman di negeri sakura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yardapoteker.wordpress.com/?p=940</guid>
		<description><![CDATA[Sudah mejadi kegiatan rutin saya setiap hari Selasa sore yakni mengikuti kursus bahasa Jepang gratis yang diadakan oleh city hall/ shiminkan salah salah satu wilayah di Kawasaki. Setiap pertemuan biasanya tenaga volunter pengajar bahasa membawa satu atau beberapa topik yang akan digunkan sebagai bahan pembicaraan. Saya sangat senang karena dari diskusi ini banyak informasi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=940&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sudah mejadi kegiatan rutin saya setiap hari Selasa sore yakni mengikuti kursus bahasa Jepang gratis yang diadakan oleh city hall/ shiminkan salah salah satu wilayah di Kawasaki. Setiap pertemuan biasanya tenaga volunter pengajar bahasa membawa satu atau beberapa topik yang akan digunkan sebagai bahan pembicaraan. Saya sangat senang karena dari diskusi ini banyak informasi yang saya peroleh berkenaan dengan kehidupan di Jepang dari sensei. Salah satu sensei saya tahun ini menurut saya memiliki wawasan yang sangat luas, begitu juga dengan pengalaman hidup. Dia yang saat ini telah berusia 72 tahun semasa produktifnya pernah bekerja di beberapa negara dan juga sempat ke Indonesia untuk urusan pekerjaan. Menurutnya jabatan terakhirnya adalah Auiditing director.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Hari Selasa kemarin sensei membawa sebuah koran terbitan pemerintah kota Kawasaki tertanggal 1 November 2011.  Salah satu halaman koran tersebut memuat informasi tentang gaji pegawai negeri di kota Kawasaki dan juga pegawai pemerintah pusat. Menurut sensei tadi topik ini selalu dia bawa ke kelas setiap tahunnya dan menurutnya lagi topik itu pula selalu menarik perhatian anggota kelas. Dan saya termasuk yang sangat tertarik dengan informasi tersebut. Berikut beberapa point penting yang ada di dalam koran tersebut :</p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;">Untuk fresh graduate universitas besarnya gaji bulanan adalah 201.152 yen ( Kawasaki ), 202.944 yen ( Pegawai negara Jepang ).</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Fresh graduate sekolah menengah atas 161.840 yen ( Kawasaki ), 156.912 ( Jepang )</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Untuk pegawai general yang saat ini usianya rata-rata 40 tahun bergaji 323.284 yen  yang bila termasuk bonus menjadi 464.058 yen ( Kawasaki ) sedangkan untuk pegawai teknikal 323.034 yen dan jika diperhitungkan dengan bonus menjadi 419.056 yen ( Kawasaki ).</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Bonus tahunan kira-kira 3 sampai 4 kali gaji bulanan</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Selain gaji bulanan, seorang pegawai juga menadapatkan sejumlah tunjangan seperti tunjangan suami/ istri 15.300 yen per bualan, tunjangan anak 6.800 yen, tunjangan khusus bagi pegawai yang tinggal di daerah lain, tunjangan rumah, serta tunjang transportasi.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Ketika pensiun ( usia 60 tahun ), seorang pegawai akan mendapat uang pesangon sebesar 26.650.000 yen</div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan gaji bulanan wali kota kawasaki adalah 1.250.000 yen. Gaji tersebut merupakan gaji pegawai berstatus pegawai pemerintah. Sedangkan gaji pegawai swasta bisa bervariasi tergantung kepada besar kecilnya perusahaan tempat mereka bekerja. Bisa lebih besar atau lebih kecil dibandingkan gaji pegawai pemerintah.</p>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yardapoteker.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yardapoteker.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yardapoteker.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yardapoteker.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yardapoteker.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yardapoteker.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yardapoteker.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yardapoteker.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yardapoteker.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yardapoteker.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yardapoteker.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yardapoteker.wordpress.com/940/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yardapoteker.wordpress.com/940/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yardapoteker.wordpress.com/940/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=940&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/10/ini-dia-gaji-pegawai-negeri-di-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d00740a9c97688b7c518d42516ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yardapoteker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ORANG JEPANG BEGITU MENGHARGAI KEJUJURAN</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/09/orang-jepang-begitu-menghargai-kejujuran/</link>
		<comments>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/09/orang-jepang-begitu-menghargai-kejujuran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2011 03:07:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yardapoteker</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman di negeri sakura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yardapoteker.wordpress.com/?p=937</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari istri saya pernah mengajak saya untuk mengevaluasi pengeluaran bulanan kami, secara khusus pengeluaran untuk pos jalan-jalan keluarga. Bukan berarti selama ini kami tidak memiliki Anggaran belanja keluarga, tetapi karena kami ternyata keasikan menikmati fasilitas jalan-jalan murah dengan menggunakan tiket one day pass yang dikeluarkan oleh perusahaan bus di Jepang. Kami jadi lebih sering [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=937&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Suatu hari istri saya pernah mengajak saya untuk mengevaluasi pengeluaran bulanan kami, secara khusus pengeluaran untuk pos jalan-jalan keluarga. Bukan berarti selama ini kami tidak memiliki Anggaran belanja keluarga, tetapi karena kami ternyata keasikan menikmati fasilitas jalan-jalan murah dengan menggunakan tiket one day pass yang dikeluarkan oleh perusahaan bus di Jepang. Kami jadi lebih sering menggunakan bus dibandingkan waktu-waktu sebelumnya ketika kami belum mengetahui tentang keberadaan tiket jenis tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke permasalahan yang terkait dengan judul tulisan ini. Saya mengambil kesimpulan seperti itu ( mungkin terlalu dini ) berdasarkan pengalaman yang pernah saya dan keluarga alami. Di salah satu akhir pekan, seperti akhir-akhir pekan lainnya saya sekeluarga ingin menikmati jalan-jalan di Jepang dengan menggunakan bus. Dan seperti biasa pula seperti yang telah menjadi kesepakatan dan tekad kami sekeluarga bahwa untuk kegiatan jalan-jalan tersebut kami akan memanfaatkan one day pass ticket yang di Jepang disebut dengan ichi nichi kippu ( ichi = 1, nichi = hari, kippu = ticket ). Yaa tekad ini sepertinya telah mendarah daging di dalam keluarga kami sehingga anak pertama dan kedua saya sudah sangat hapal dan terbiasa menyebutkan ichi nichi kippu tersebut. Pokoknya jika ingat jalan-jalan maka merekapun akan ingat ichi nichi kippu. Sedikit meriview bahwa ada dua jenis ichi nichi kippu yang sering kami gunakan, yakni ichi nichi kippu biasa dan inchi nichi kippu untuk keluarga. Jika jenis pertama satu tiket hanya berlaku untuk satu orang, sedangkan yang kedua bisa dipakai untuk satu keluarga ( tiga orang yang sudah diharuskan bayar tiket alias usia sekolah dasar ke atas ). Kalau yang pertama harga dewasanya 500 yen dan anak-anak separuhnya, maka tiket jenis kedua untuk satu lembarnya beharga 600 yen. Tentu saja jenis kedua menjadi pilihan utama dan favorit kami walaupun jenis pertamapun cukup sering kami gunakan mengingat bus yang mengeluarkan tiket keluarga tadi tidak menjangkau semua kawasan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika itu kami menggunakan bus yang mengeluarkan tiket keluarga. Segera setelah menaiki bus saya menyamapaikan maksud saya kepada supir bus untuk membeli tiket keluarga tersebut. Tapi sayang pada saat itu supir bus tersebut sedang kehabisan tiket jenis itu. Karena sebelumnya saya tidak pernah mengalami kejadian seperti itu, maka yang ada dalam benak saya pada waktu itu adalah saya harus membeli tiket normal untuk masing-masing anggota keluarga saya dan ini berarti ongkos jalan-jalan hari itu menjadi lebih mahal dari yang sudah diprediksi. Tetatapi supir bus tadi segera memberi tahu kami bahwa kami bisa membeli tiket pada bus berikutnya dan kami segera dipersilahkan untuk duduk dengan tidak melakukan pembayaran pada bus itu. Ada perasaan kurang enak juga rasanya karena naik bus tapi tidak bayar. Tetapi setelah difikir-fikir bawa saya akan tetap membeli tiket pada bus berikutnya dan itu artinya perusahaan bus tersebut juga akan mendapatkan jumlah uang yang sama dari saya, maka perasaan tidak enak tersebut segera menghilang. Dan memang sesuai dengan tekad kami, bahwa kami akan membeli tiket pada bus berikut dari perusahaan bus yang sama sehingga perusahaan bus tadi juga tidak kami rugikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kejadian itu sempat menjadi bahan diskusi kecil kami selama diperjalanan. Kami menjadi lebih terpesona dengan apa yang diperlihatkan oleh sikap orang Jepang yang dalam hal ini diwakili oleh sopir bus.  Sopir bus tadi begitu percaya kepada kami bahwa kami akan membeli tiket di bus perusaannya, padahal kan seandainya kami waktu itu tidak melakukan hal tersebut dan membeli tiket di bus perusahaan lain, dia juga tidak akan tahu dan tentunya perusaan bus tadi akan rugi.  Kejadian itu membuat kami berfikir bahwa betapa orang Jepang begitu menghargai kejujuran. Kejadian sejenis tidak hanya sekali kami alami. Kamipun pernah mengalami kejadian lainnya di bus perusahaan yang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yardapoteker.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yardapoteker.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yardapoteker.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yardapoteker.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yardapoteker.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yardapoteker.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yardapoteker.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yardapoteker.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yardapoteker.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yardapoteker.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yardapoteker.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yardapoteker.wordpress.com/937/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yardapoteker.wordpress.com/937/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yardapoteker.wordpress.com/937/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=937&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/11/09/orang-jepang-begitu-menghargai-kejujuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d00740a9c97688b7c518d42516ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yardapoteker</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bantuan Biaya Berobat (BBB) dari Pemerintah Kota Kawasaki</title>
		<link>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/09/08/bantuan-biaya-berobat-bbb-dari-pemerintah-kota-kawasaki/</link>
		<comments>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/09/08/bantuan-biaya-berobat-bbb-dari-pemerintah-kota-kawasaki/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 07:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yardapoteker</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengalaman di negeri sakura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yardapoteker.wordpress.com/?p=931</guid>
		<description><![CDATA[Berkenaan dengan bantuan biaya berobat dari pemerintah kota Kawasaki ini pernah saya tulis beberapa waktu lalu. Jika waktu itu saya menyampaikan  jawaban dari pemerintah kota Kawasaki atas email yang saya kirimkan, maka kali ini saya akan berbagi tentang pengalaman saya terkait dengan BBB ini.             Biaya hidup yang terkenal tinggi di Tokyoarea tentunya mengharuskan kita untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=931&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berkenaan dengan bantuan biaya berobat dari pemerintah kota Kawasaki ini pernah saya tulis beberapa waktu lalu. Jika waktu itu saya menyampaikan  jawaban dari pemerintah kota Kawasaki atas email yang saya kirimkan, maka kali ini saya akan berbagi tentang pengalaman saya terkait dengan BBB ini.             Biaya hidup yang terkenal tinggi di Tokyoarea tentunya mengharuskan kita untuk memutar otak. Kita harus memutar otak untuk mencari tahu bagaimana caranya agar kita bisa tetap hidup dengan nyaman di negeri ini. Dua cara utama yang tentunya harus kita lakukan adalah : Menambah pemasukan dan Mengerem atau mengatur pengeluaran. Salah satu pengeluaran yang cukup sering adalah biaya kesehatan. Dengan tiga orang anak yang masih kecil dimana anak-anak pada umumnya lebih rentan terhadap penyakit dibandingkan dengan orang dewasa, maka saya berfikir bahwa biaya kesehatan tentunya menjadi sesuatu yang harus saya perhatikan.</p>
<p>Suatu ketika, saya pernah mendengar salah seorang teman yang telah lebih dulu membawa anak ke Jepang yang mengatakan bahwa dia setiap kali membawa anaknya yang beumur 4 tahun ke dokter untuk beobat, hanya membayar sebesar 300 Yen. Seorang teman yang lain juga pernah menceritakan pengalamannya ketika dia tidak harus membayar satu yen pun untuk tindakan operasi yang dialami anaknya di sebuah rumah sakit. Tentu saja pengalaman-pengalaman tersebut melegakan hati saya karena banyaknya keringanan yang diberikan oleh pemerintah Jepang kepada para orang tua yang memiliki anak. Tapi waktu itu ada sesuatu hal yang agak mengganjal fikiran saya yakni apakah keringanan biaya kesehatan tersebut berlaku seantero Jepang atau tidak. Kekhawatiran ini timbul mengingat saya dan teman-teman tadi tinggal di prefektur/ propinsi yang berbeda. Di rumah, kemudian saya terus berupaya mencari informasi di internet tentang hal tersebut sampai akhirnya saya menemukannya dan munculnya jawaban atas email seperti yang saya sebutkan di atas.</p>
<p>Pada saat keluarga saya tiba di Jepang, salah satu hal pertama yang saya lakukan adalah mendaftarkan mereka sebagai peserta asuransi kesehatan. Dengan asuransi kesehatanan tersebut menanggung 70 % biaya kesehatan bagi anak sekolah dasar ke atas dan 80% bagi anak di bawahnya. Kemudia sayapun segera mengurus BBB di tempat yang sama hanya berbeda meja saja. Dalam waktu yang tidak sampai setengah jam, kartu BBB untuk kedua anak saya yang berusia 9 bulan dan 4 tahun 8 bulan waktu itu jadi sudah. Proses pembuatannya tidak berbelit-belit. Saya cukup membawa kartu identitas anak-anak, kartu asuransi serta kartu identitas saya. Sampai sekarang, kartu BBB tersebut telah beberapa kali saya manfaatkan ketika saya harus membawa anak-anak berobat ke dokter dan pada saat menebus obat di apotek. Dengan kartu BBB saya tidak perlu mengeluarkan uang satu yen pun terhadap biaya pengobatan anak-anak saya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yardapoteker.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yardapoteker.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yardapoteker.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yardapoteker.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yardapoteker.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yardapoteker.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yardapoteker.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yardapoteker.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yardapoteker.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yardapoteker.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yardapoteker.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yardapoteker.wordpress.com/931/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yardapoteker.wordpress.com/931/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yardapoteker.wordpress.com/931/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yardapoteker.wordpress.com&amp;blog=10667675&amp;post=931&amp;subd=yardapoteker&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yardapoteker.wordpress.com/2011/09/08/bantuan-biaya-berobat-bbb-dari-pemerintah-kota-kawasaki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f94d00740a9c97688b7c518d42516ad6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yardapoteker</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
