PILKADA DKI JAKARTA 2012

Posted in Uncategorized on September 20, 2012 by yardapoteker

             Sayang juga rasanya karena hari ini saya tidak bisa mencoplos dalam pilkada putaran 2 DKI Jakarta. Tidak mencoblosnya saya kali ini bukan berarti saya memilih menjadi GOLPUT, akan tetapi disebabkan saat saya harus hidup jauh di negeri Sakura. Walau tidak bisa mencoblos, tetapi rasa cinta saya terhadap DKI Jakarta sebagai tempat saya dan keluarga berdomisili, membuat saya tidak lupa untuk mengikuti perkembangan perhelatan rakyat lima tahunan ini.

            Pilkada tahun ini memang istimewa. Mulai dari banyaknya pasangan yang ikut andil dalam putaran pertama sampai dengan memanasnya issue SARA di putaran kedua. Rasa antusias saya berbuah kekecewaan pada putaran pertama lalu. Kecewa karena dua  dari tiga pasang calon favorit saya tidak lolos ke putaran kedua. Bahkan favorit pertama saya harus puas di posisi ketiga. Tapi saya harus lapang dada menerima segala takdir yang telah menjadi ketetapan ALLAH, SWT. Saya harus belajar menerima segala  ketentuanNya dengan ikhlas. Dia maha tahu akan apa yang terbaik bagi rakyat Jakarta.

            Kekecewaan saya berlanjut. Saya kecewa karena partai favorit saya selama ini menjatuhkan dukungannya kepada pasangan yang lolos pada putaran kedua yang nota bene bukan pasangan favorit saya. Yaa, saya termasuk masyarakat yang menjagokan Jokowi-Ahok untuk bisa tampil sebagai pemenang di putaran final ini. Salah satu alasan kenapa saya menjatuhkan pilihan kepada pasangan dengan nomor urut 3 tersebut adalah HARAPAN. Yaa, pada pasangan tersebut saya masih memiliki harapan agar Jakarta menjadi lebih baik. Harapan yang sepertinya sudah tidak mungkin lagi didapatkan dari pasangan yang lain. Lelah rasanya melihat Jakarta yang masih dirundung banyak masalah yang tampaknya sulit terselesaikan olek pasangan incumbent yang telah terbukti gagal membawa perbaikan bagi Jakarta ( setidaknya menurut penilaian saya pribadi ).  Letih rasanya ketika saya membayangkan betapa tidak nyamannya saat saya menggunakan kendaraan umum dari rumah ke kantor dan sebaliknya beberapa tahun lalu. Begitu juga dengan masalah banjir, Jakarta yang tidak aman dan lain sebagainya.

            Isu SARA yang sempat beredar atau bahkan sangat intensif, sempat pula mengusik pilihan saya, akan tetapi setelah membaca pendapat salah satu tokoh utama MUI, saya menjadi cukup lega dengan pilihan saya. Segala sesuatunya tetap saya serahkan sama ALLAH SWT karena Ia yang maha tahu. Saya berharap agar yang terbaik versi Nya lah yang akan terpilih menjadi pemimpin DKI untuk 5 tahun ke depan. Walaupun hati ini cenderung ke nomor 3, tetapi jika Dia berkehendak lain, Saya akan pasrah. Hasil hitung cepat sampai tulisan ini saya muat sangat melegakan hati saya. Semoga pilihan saya tidak salah. Yaa semoga hasil quick qount yang menempatkan JOKOWI-AHOK di posisi pemenang, akan terus berlanjut sampai akhir perhitungan. Semoga DKI Jakarta menjadi kota yang nyaman, ramah, sejahtera bagi seluruh penghuninya. Yaa Allah, berilah Jakarta pemimpin yang terbaik menurut-Mu. Amin

           

 

 

PASAR MURAH DI SHIN YOKOHAMA, JEPANG

Posted in Uncategorized on September 12, 2012 by yardapoteker

Rasanya sudah cukup lama saya tidak posting dib log ini. Ada keinginan untuk melakukannya tetapi entah kenapa, seolah ide-ide seperti tersembunyi jauh di sel otak yang terdalam dan enggan untuk keluar. Semoga kali ini ide tersebut bisa mengalir ke luar dengan lancar tanpa kendala macet seperti yang sudah menjadi masalah utama di ibukota negara tercinta, Jakarta. Kali ini saya ingin menceritakan tentang apa yang kami alami hari Senin lalu. Yaa, kebetulan hari itu adalah hari libur sehingga seperti biasa yang saya dan keluarga lakukan yakni mengisinya dengan rekreasi atau refresing. Dan saat itu pilihan kami jatuh ke Nissan Stadium Yokohama. Kami memilih stadium tersebut bukannya karena kami ingin melakukan kegiatan olah raga, karena memang stadium Nissan tersebut adalah sebuah arena olah raga yang sangat besar. Saya belum tahu secara detil sarana olah raga apa saja yang ada di sana, tapi dari apa yang telah saya lihat, di area stadium tersebut terdapat water park, lapangan base ball dan tentunya lapangan sepak bola. Kembali ke tujuan kami tadi, kami ke sana ingin melihat dan kalau memungkinkan berbelanja di free market yang kebetulan dari agenda yang saya lihat di internet, pada hari tersebut pasar tersebut diselenggarakan.

 

Minggu lalu merupakan kali pertama kami ke sana. Dari informasi yang saya peroleh di internet, saya membanyangkan bahwa free market tersebut ramai karena di sana disebutkan bahwa sekitar 400 penjual yang berdangang di sana. Oh yaa, sebelumnya saya ingin memberitahukan barang kali istilah free market belum familiar di telinga sebagian orang. Free market adalah istilah yang popular di Jepang yang menggambarkan sebuah pasar yang tidak permanent yang diadakan di berbagai jenis lokasi yang salah satunya adalah di sekitar arena olah raga atau lapangan. Pasar tersebut juga terkenal karena banyak/ sebagian besar penjual menjual barang-barang bekas pakai, walaupun sepertinya ada juga yang menjual barang yang belum pernah terpakai kalau kita lihat dari kondisi barangnya.

 

Kami cukup tercengang melihat free market yang diselenggarakan di area sekeliling stadium. Kami tercengang karena ternyata pasar tersebut jauh lebih ramai dan lebih besar dari free market-free market yang telah kami lihat pada waktu-waktu sebelumnya. Para pedagang memenuhi area sekeliling stadium yang begitu besar. Berbagai macam barang yang bisa dijumpai di situ seperti yang saya sampaikan sebelumnya, porsi terbesarnya adalah barang-barang bekas dengan berbagai kondisi yang sebagaian besar masih sangat layak pakai ( setidaknya menurut pendapat saya ). Ada tas, sepatu, dompet, pakaian, barang barang pecah belah dan lain sebagainya, mulai dari yang biasa sampai bermerek. Pokoknya kami begitu puas melihat-lihat barang-barang yang ada, dan tentunya membeli beberapa barang yang kami anggap sesuai dengan selera kami.

 

Bagi anda yang ingin pergi ke Nissan stadium untuk melihat free market atau hanya untuk sekedar menyaksikan kemegahannya, Sarana olah raga yang namanya sama dengan salah satu merek mobil terkenal ini berada di daerah Yokohama shi, Kanagawa prefecture. Stasiun kereta api terdekat adalah Shin Yokohama station. Untuk mencapai arena yang berjarak hampir 1 km dari stasiun, kita bisa berjalan kaki yang kira-kira memakan waktu 10 sampai 15 menit. Bagi pencinta dan pemburu barang-barang second yang kebetulan berada di area Tokyo dan Yokohama serta sekitarnya, saya sangat merekomendasikan agar mengunjungi pasar murah di stadium ini. Pasar tersebut rata-rata di selenggarakan 2 kalil dalam sebulan pada hari Minggu atau ketika hari libur.

YANG MUDA YANG KORUPSI

Posted in Uncategorized on Februari 16, 2012 by yardapoteker

            Sepertinya begitu sulit negeriku tercintaIndonesiaini terbebas dari borok yang namanya korupsi. Entah cara apa yang bisa ditempuh agar borok tersebut dapat disembuhkan dengan paripurna dari bumi ibu pertiwi. Masih terngiang di telinga saya pendapat yang dilontarkan oleh beberapa komentator terkenal negeri yang saya sudah tidak ingat persisnya siapa saja mereka. Inti dari pendapat mereka yang sering dibahas beberapa tahun lalu sekitar masa-masa awal reformasi yang mengatakan bahwa untuk membebaskanIndonesiadari korupsi, maka salah satu caranya adalah pemangkasan satu generasi. Generasi yang mereka maksud adalah generasi tua yang pada saat itu sedang memegang kendali di negeri ini. Diharapkan dengan mengganti generasi tua tersebut dengan generasi baru yang belum terkontaminasi dengan sifat korupsi, diharapkan jalannya pengelolaan Negara tercintah bisa bersih dan akuntabel.

            Menyaksikan beberapa peristiwa yang beberapa waktu terakhir ini selalu menjadi berita utama di media masa, membuat saya meragukan kebenaran dari pendapat para pengamat tersebut.  Ditetapkannya Angelina Sondagh baru-baru ini menjadi tersangka korupsi yang didahului oleh teman separtainya, Muhammad Nazaruddin, membuat saya menjadi pesimis akan terlepasnya Indonseia dari korupsi. Kedua orang tersebut bisa dikatakan generasi muda yang pada saat reformasi bergolak, belumnya duduk sebagai pejabat di negeri ini. Tetapi meskipun belum dijatuhi vonis bersalah oleh hakim, tetap saja status mereka sebagai tersangka, telah membuat stigma yang muda yang tidak korupsi menjadi meragukan. Terlebih lagi apabila yang ketua umumnya yang sampai saat ini masih berstatus yang namanya sering dikait-kaitkan dengan kasus korupsi tersebut terbukti terlibat, maka semakin lengkaplah kebobrokan negeriku tercinta ini.

            Yang muda yang korupsi sebetulnya juga telah diberitakan dengan massif pada masa-masa sebelumnya. Siapa yang berani menolak untuk mengatakan jika Si Gayus Tabunan si pengemplang pajak adalah generasi muda yang terbukti melakukan korupsi. Dengan golongan yang masih terhitung golongan bawah, dia telah berhasil memperkaya dirinya sendiri dengan menyalahgunakan posisinya di dirjen pajak, meraup uang milyaran rupiah. Kasus lain adalah ditemukanya banyak rekening gendut pegawai negeri sipil muda (PNS muda). Rekening yang jumlahnya sangat tidak wajar jika ditakar dengan kedudukan mereka di posisi pekerjaan. Lagi-lagi korupsi dilakukan atau disangka diperbuat oleh generasi muda.

            Yang menjadi pertanyaan saat ini di benak saya adalah, apakah banyaknya perbuatan korupsi yang saat ini membelit orang-orang muda dikarenakan tindakan pemangkasan saru generasi seperti yang diusulkan oleh banyak pengamat tersebut tidak jadi dilaksanakan? Sehingga generasi tua yang telah terlumuri oleh kebiasaan korupsi telah sempat menurunkan tabiat tersebut kepada generasi muda di bawahnya? Ataukan memang karena korupsi tersebut telah menjadi semacam budaya di negeri ini sehingga harus dipelihara secara turun temurun seperti halnya budaya-budaya lain? Tentunya yang terakhir ini semoga tidak benar. Tentunya kita berharap jika korupsi tersebut hanya dilakukan oleh oarng-orang yang hatinya telah kotor dan lupa bahwa apa yang mereka perbuat di dunia ini akan dipertanggung jawabkan di hari akhir kelak. Semoga lembaga-lembaga anti korupsi baik yang berstatus LSM atau instansi resmi Negara bisa dengan cepat dan tegas membersihkan para tikus-tikus korupsi dari negeriku tercinta. Semoga korupsi akan segera enyah dariIndonesiaagar kesejahteraan dan kemakmuran segera menyapa rakyatnya yang telah begitu lama hidup dalam kemelaratan dan penderitaan.

UNGKAPAN/ PERTANYAAN PRAKTIS KETIKA JALAN-JALAN DI JEPANG

Posted in Uncategorized on Februari 15, 2012 by yardapoteker
  1. Chikaku no eki wa doko ni arimasu ka ? stasiun kereta api terdekat dimana?
  2. Kippu no kau kata o oshiete kudasai !  Tolong jelaskan cara membeli tiket ( misalnya tiket kereta api )
  3. Saginuma eki no Densya wa nan sen desu ka ?  Kereta yang ke Saginuma di line berapa ?
  4. Saginuma eki no kippu wa ikura desu ka ?  Tiket yang ke stasiun Saginuma berapa harganya ?
  5. Watashi wa IC ka-do ( PASMO ka-do ) o kaitai desu . Saya ingin membeli kartu IC . Untuk mempermudah perjalanan dengan tidak selalu membeli tiket kereta api setiap kali ingin naik kereta, sebaiknya kita membeli kartu IC seperti PASMO atau SUICA. Deposit 500 yen dan bisa diisi minimal 1000 yen. Setiap kali hendak masuk stasiun kita tinggal menyentukkan kartu tersebut dan ongkos akan dipotong dari kartu. Kartu juga bisa dipakai untuk naik bus dan berbelanja di minimarket bertanda khusus.
  6. Saginuma eki no densya wan an ji kimasu ka ? Kereta yang ke stasiun Saginuma datangnya jam berapa ?
  7. Watashi wa Shibuya eki ni ikitai desu, Densya wa dochira desu ka ? Saya ingin pergi ke stasiun Shibuya, Keretanya yang mana ?
  8. Norikae wa doko desu ka?  Ganti keretanya di mana? 
  9. Basu noriba wa doko ni arimasu ka ? Halte bis dimana ?
  10. Saginuma no basu wa dochira (Nanban ) desu ka ?  Bus yang ke Saginuma yang mana ( nomor berapa )?
  11. Saginuma ni koko kara basu de donogurai kakarimasu ka?  Ke Saginuma dari sini naik bus kira-kira berapa lama ?
  12. Saginuma mae wa ato nan mae desu ka?  Halte Saginuma berapa halte lagi?
  13. Sumimasen, Shibuya wa doko desu ka?  Mohon maaf, Shibuya dimana?
  14. Ichi nichi kippu kudasai ! Tolong tiket one day pass nya ! ( Misal ketika ingin beli tiket tersebut ke sopir bus )
  15. Ichi nichi kippu wa arimasu ka? Apaka ada tiket one day passnya ?
  16. Kono jushoo wa doko desu ka?  Alamat ini dimana?
  17. Kono hoteru wa doko ni arimasu ka? Hotel ini ada dimana?
  18. Kore wa ikura desu ka? Ini harganya berapa?
  19. Sore wa ikura desu ka ?
  20. Kaite kudasai! Mohon dituliskan !

 

Semoga bisa membantu. Tapi sebelumnya mohon maaf jika mungkkin ada kalimat yang kurang pas karena saya sendiri masih dalam proses belajar bahasa Jepang. Tetapi setidaknya kalimat-kalimat seperti di ataslah yang biasa saya gunakan dalam keseharian saya di Jepang.

 

 

Salju lebih awal menghujani Tokyo di tahun 2012 ini.

Posted in Uncategorized on Februari 3, 2012 by yardapoteker

Salju lebih awal menghujaniTokyodi tahun 2012 ini.

            Musim dingin kali ini sangat spesial bagi saya. Spesial karena saya menjalani hari-hari dengan suhu rata-rata di bawah 5 derajat celcius ini tidak sendiri lagi, ada orang-orang tercinta yang selalu bersama-sama saya.Adaistri dan ketiga buah hati kami yang selalu mengisi hari-hari kami dengan segenap keceriaan mereka. Yaa, bagi mereka, musim dingin ini merupakan musim dingin pertama mereka. Musim terakhir yang baru bagi mereka setelah kedatangan mereka di awal musim semi sebelumnya.

           Adahal yang sangat mereka tunggu-tunggu di musim yang oleh warga Jepang disebut fuyu ini. Apalagi kalau bukan salju. Yaa, salju menjadi sesuatu yang sangat asing bagi mereka yang selama ini tinggal di negeri beriklim tropis dimana salju menjadi sesuatu yang mustahil turun, meskipun salju tersebut juga bisa dijumpai di puncak gunung tertinggi di Papua. Hal ini membuat waktu turunnya salju menjadi saat yang menjadi penantian mereka dan sering menjadi bahan obrolan kami. Suatu ketika saya mencoba membuka blog yang pernah saya tulis tentang salnu tahun lalu. Dari bolg tersebut saya ketahui bahwa salju turun di bumiTokyodan sekitarnya di bulan Februari. Tepatnya di Minggu kedua sementara tahun sebelumnya sedikit lebih awal yakni pada minggu pertama bulan yang sama. Aga masa-masa penantian kami agak sedikit terarah, informasi ini saya sampaikan kepada anak dan istri saya. Saya sampaikan kepada mereka bahwa berdasarkan pengalaman saya dalam dua tahun sebelumnya, salju turun di bulan Februari.

            Banyak yang bilang bahwa udara di winter tahun ini lebih dingin disbandingkan tahun lalu. Sayapun merasakan hal yang sama. Apakah dinginnya udara ini merupakan tanda bahwa salju akan lebih banyak turun disbanding tahun lalu?. Di Jum’at pagi tanggal 19 Januari, ketika kami sedang bersiap memulai kegiatan hari itu. Ketika anak-saya yang duduk di kelas satu bersiap untuk berangkat sekolah, istri saya menyempatkan untuk melihat situasi di luar lewat jendela rumah. Betapa terkejutnya istri saya ketika itu, dia terkejut melihat salju yang sedang turun di luar. Kak, salju kak, kata istri saya. Kamipun segera berlari ke tempat ia berdiri, dan ternyata salju memang sedang turun mengguyur bumi. Sontak saja, saya segera membangunkan anak kedua kami yang tengah tertidur. Yaa, karena belum bersekolah, anak laki-laki pertama kami tersebut biasanya bangun lebih siang. Tapi pagi itu mendengar saya membangunkannya karena salju, dia langsung terbangun dan berlari untuk melihat salaju. Terdorong rasa ingin memberikan pengalaman baru kepada anak-anak, saya mengajak anak laki-laki saya untuk bersma-sama mengantarkan kakaknya ke sekolah sambil berpayung ria di tengah guyuran salju yang tidak begitu lebat.

            Walau tidak lebat, tetapi tetap saja dapat membuat anak-anak saya bergembira. Mereka gembira karena akhirnya mereka dapat merasakan salju secara langsung. Salju yang selama ini hanya mereka  tahu dari bacaan atau cerita-cerita saya. Dan tentu saja saya tidak lupa mengabadikan kenangan indah tersebut dalam foto. Yaa, ternyata salju tahun ini turun jauh lebih awal dari tahun sebelumnya ( tiga minggu lebih ).

           

           

BEGINI CARA ORANG JEPANG MEMBUANG SAMPAH

Posted in pengalaman di negeri sakura on Desember 6, 2011 by yardapoteker

            Teratur dan detil sepertinya telah menjadi darah daging bagi orang Jepang. Telah menjadi salah satu ciri bagi Kaisar Akihito dan rakyatnya. Barang kali ini pula yang menjadi salah satu penyebab majunya negeri ini sejajar dengan bangsa-bangsa Eropa. Yaa, salah satu aktivitas yang menggambarkan betapa teratur dan detilnya mereka adalah dari cara mereka mengelola pembuangan sampah. Sebagimana kita ketahui bersama bahwa hidup kita takkanbisa lepas dari yang namanya sampah. Bersih bukan berarti kita tidak pernah bersinggungan dengan sampah melainkan bersih adalah bagaimana cara kita bisa mengelola sampah tersebut sehingga tidak menimbulkan masalah. Berikut beberapa fakta tentang cara orang Jepang memperlakukan sampah

  1. Orang      Jepang mengelompokkan sampah-sampah mereka menjadi beberapa jenis, antara      lain sampah rumah tangga ( sisa-sia bahan masakan, kertas-kertas yang      sudah kotor, dll ), sampah-sampah berbahan plastik, sampah-sampah botol      dan kaleng, sampah-sampah khusus seperti alat-alat rumah tangga ( wajan,      penggorengan, radio, televise, lemari es, dll ) yang bereka bagi lagi      berdasarkan ukurannya ( besar dan kecil ).
  2. Orang      Jepang menetapkan jadwal pembuangan sampah dalam setiap Minggunya.      Misalnya di daerah tempat saya tinggal, sampah rumah tangga dibuang tiga      kali dalam seminggu ( Selasa, Kamis dan Sabtu ). Hari Senin adalah waktu      untuk membuang sampah-sampah kertas. Hari Rabu adalah waktu untuk membuang      sampah-sampah botol plastic, kaleng dan botol-botol kaca yang masing-masing      dikelompokkan berdasarkan jenisnya masing-masing. Sementara hari Jum’at      minggu ke-2 dan ke-4 setiap bulannya merupakan saat untuk membuang      alat-alat rumah tangga khusus. Hari Minggu adalah hari dimana tempat      pembuangan sampah menikmati kebersihannya alias tidak ada pembuangan      sampah. Sampah-sampah tersebut dijadwal secara tertulis agar ditaruh      ditempat pembuangan sampah sementara setiap harinya antara pukul 8 sampai      9 pagi. Jadi dihimbah untuk tidak membuang sampah di malam harinya. Memang      dari pengalaman saya pukul 8 – 9 ini tidaklah saklek dilaksanakan.      Misalnya banyak juga orang Jepang yang mulai menaruh sampahnya lebih awal.      Sementara datangnya truk pembuang sampah menandakan akhir pembuangan      sampah pada hari tersebut.
  3. Sudah      menjadi kebiasaan orang Jepang yaitu mereka membuang sampahnya dengan      rapi. Sampah-sampah dibungkus dengan plastik transparan ( tidak gelap ).      Sampah kertas dibuang dalam wadah kertas seperti kantung kertas bekas      belanjaan. Buku-buku bekas atau Koran mereka ikat dengan apik, dan lain      sebagainya. Kebiasaan ini membuat tempat-tempat sampah di Jepang bebas      dari bau.
  4. Untuk      membuang sampah yang berukuran besar, kita harus membayar uang daur      ulangnya. Biasanya sampah yang berukuran di atas 30 cm. Misalnya untuk      membuang kipas angin yang cukup besar ataupun sepeda, orang jepang harus      membeli stiker yang menurut sensei saya bisa dibeli di kombini store      seharga 500 yen.
  5. Pada      masa libur panjang seperti libur tahun baru dan Golden week yang lamanya      hampir satu minggu, pembuangan sampah ditiadakan dan biasanya telah      diinformasikan melalui website pemerintah setempat. Pada sat ini      tempat-tempat pembuangan sampah sementara biasanya ditutup misalnya dengan      menutup dan mengikatkan jarring tali penutup bak sampah sehingga      sampah-sampah tidak bisa dibuang dan dimasukkan kesana.
  6. Bak      sampah/ tempat pembuangan sampah sementara bersama banyak tersebar di      dekat hunian masyarakat.

Memang banyak yang harus kita pelajari dari neregi sakura ini. Salah satunya adalah cara membuang sampah mengingat sampah di Negara kita terutama di kota-kota besar masih merupakan masalah yang belum terselesaikan.Kotabesar sepertiJakarta,Bandung,Surabayadan kota-kota lainnya hendaknya bisa mengambil contoh dari orang Jepang. Sehingga kita nantinya bisa menikmatikotaJakarta, ataukotaBandungyang bersih dan bebas dari bau-bau yang tidak sedap.

INDAHNYA MUSIM GUGUR DI JEPANG

Posted in pengalaman di negeri sakura on Desember 5, 2011 by yardapoteker

            Musim gugur tahun 2011 ini merupakan musim gugur kedua saya di Jepang (Kawasaki,YokohamadanTokyoarea ). Musim gugur tahun lalu rasanya saya lewatkan begitu saja. Tidak seperti ketika saya menghadapi awal musim semi yang ditandai dengan bermekaran sakura dimana saya begitu antusias di dalam menyambutnya. Tapi musim gugur kedua ini cukup berbeda. Mungkin karena saat ini keluarga telah ada bersama saya sehingga saya juga jadi lebih perhatian dengan suasan musim gugur.

Keindahan Jepang di musim gugur sebenarnya telah saya dengar sejak awal kedatangan saya di Jepang dua tahun lalu. Dari sebuah tulisan di internet yang saya baca, saya dapatkan informasi bahwa musim gugur kadang disebut dengan musim semi kedua. Hal ini disebabkan karena indahnya daun-daun yang mengalami perubahan warna. Keindahan tersebut ternyata baru bisa saya rasakan dan nikmati di tahun ini. Ternyata benar, bahwa suasana musim gugur tak kalah indahnya dengan masa sakura. Kalau pada musim semi yang berlomba menampilkan warna adalah bunga, sedangkan di musim gugur, giliran dedaunan yang berpacu menampilkan keapikannya.

Momiji adalah pohon yang sangat terkenal di musim gugur. Perubahan warna daun dari hijau menjadi merah sebelum jatuh berguguran secara hampir bersamaan, membuat momiji menjadi salah satu icon penting di musim ini. Suatu ketika saya bertanya pada volunteer bahasa Jepang tentang spot yang bagus untuk menikmati momiji diTokyoarea. Tetapi mereka bilang bahwa perubahan warna momiji akan terlihat sangat indah di daerah-daerah yang perbedaan suhu antara musim panas dan dinginnya sangat kontras dan itu tidak diTokyoarea. Hal ini membuat saya terpaksa menunda keinginan untuk menikmati keindahan momiji sampai suatu ketika saya bija pergi ke daerah-daerah yang dimaksud. Tapi ini bukan berarti saya tidak bisa melihat perubahan warna daun momiji, karena di sekitar rumah saya pun cukup banyak terdapat pohon momiji.

Gingko adalah pohon lain yang juga sering disebut di musim gugur. Dan pohon ini sangat banyak terdapat diTokyoarea. Pohon ini banyak digunakan sebagai pohon pelindung seperti di sepanjang tepi jalan raya. Di kawasan kampus, perkantoran dan sebagainya. Jadilah di musim gugur tahun ini saya beserta keluarga berburu tempat yang asik untuk menikmati keelokan perubahan warna pohon tersebut di musim yang oleh orang Jepang disebut AKI. Salah satu tempat terdekat dari kediaman saya yang pernah saya tahu memiliki pemandangan pohon gingko yang bagus adalah kampus Universitas Tokyo. Kebetulan dari hasil penelusuran di GOOGLE ternyata mendukung berita tersebut. Jadilah pada hari minggu tanggal 26 November yang lalu saya sekeluarga beserta keluarga seorang teman, meluncur kesana, tapi sayang ternyata perubahan warna gingko belum mencapai puncaknya sehingga keinginan untuk menikmati indahnya gingko di musim gugur belum terpuaskan.

Dari volunteer bahasa Jepang, saya dapatkan kabar bahwa diKeioUniversityyang lokasinya cukup dekat dengan rumah saya, pemandangan gingko sangat bagus. Karena takut terlewatkan, maka pada hari minggu 4 Desember kemarin, saya dan keluarga pergi ke kampus tersebut dan ternyata memang, perubahan warna daun pohon gingko sepertinya sedang berada di puncaknya. Pohon-pohon gingko yang ada disanaberusia tua dan besar. Sebagian dedaunan yang telah berubah warna dari hijau ke kuning telah berguguran yang membuat permadani daun gingko di atas tanah tempat pohon-pohon tersebut tumbuh. Perkiraan saya dalam beberapa hari ke depan, hamparan permadani daun gingko tersebut akan semakin meluas dan menebal. Sungguh pemandangan yang membuat saya takjub.

JEPANG NEGERI SEJUTA TOKO RECYCLE ( BARANG SECOND )

Posted in pengalaman di negeri sakura on November 18, 2011 by yardapoteker

Saya jadi teringat akan kecemasan yang saya alami sekitar dua tahun lalu, tepatnya beberapa saat sebelum keberangkatan ke negeri yang diterpa Tsunami hebat pada Maret lalu ini. Saya cemas dengan tingginya biaya hidup diTokyo. Dan salah satu cara yang saya tempuh untuk menghadapinya waktu itu adalah dengan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan sebisa mungkin dariJakarta. Jadilah istri tercinta menjadi sangat sibuk mempersiapkan segalanya, mulai dari pakaian, peralatan masak dan lain sebagainya. Sebetulnya salah seorang teman yang telah lebih dulu berangkat setahun sebelumnya sudah mengingatkan saya agar tidak perlu membawa terlalu banyak pakaian karena cukup mudah mendapatkan pakaian di Jepang. Tetapi tetap saja sulit menghalau rasa cemas tersebut dari hati.

 

Walaupun sudah berusaha untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya dari beberapa teman di Jepang, tetap saja ada saja informasi yang terlewatkan. Walhasil saya tidak bisa menggunakan peralatan listrik yang saya bawa dariJakartaseperti rice cooker, setrika, dan blender yang disebabkan perbedaan tegangan listrik antara Jepang denganIndonesia. Padahal sang istri telah susah payah membelinya di PasarJakarta. Yaa Tegangan listrik di Jepang 110 V dibanding Indonsia yang 220 V. Untuk urusan pakaian memang sedari awal sudah direncankan untuk mengupayakan pakaian musim dingin di Jepang karena memang pakaian musin dingin yang tebal akan menyita koper bawaan.

 

 

Pada minggu pertama saya diajak oleh dua orang teman yang telah lebih dulu mengenal Jepang untuk berbelanja pakaian dingin seperti baju sweater dan jaket di salah satu toko second hand di daerah dekat pasar Okachimachi. Harga baju sweater layak pakai sekitar 300 sampai 500 yen. Setelah berbelanja di toko tersebut barulah hati saya agak tenang karena ternyata untuk urusan pakaian tidak menjadi masalah di Jepang asalkan kita tidak merasa keberatan untuk mengenakan pakaian second hand. Dan seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak toko-toko yang menjual barang-barang second hand yang sangat layak pakai atau bahkan bisa dibilang masih baru yang saya temukan di Jepang. Sehingga sampai sekarang saya menjadi seorang yang sangat hobi mengunjungi toko-toko second hand. Kunjungan ke toko second hand tidak mesti untuk berbelanja melainkan, tetapi terkadang hanya untuk melihat-lihat berbagai macam barang yang sangat beraneka ragamnya.

 

Beberapa toko second hand yang pernah saya kunjungi antara lain

 

  1. Hard OFF (www.hardoff.co.jp ), merupakan jaringan toko barang-barang second yang sudah dikelola secara professional.. Untuk mengunjungi websitenya tinggal dengan mudah menggunakan kata kunci Hard Off di mesin pencari google. Barang-barang yang dijual sangat bervariasi. Mulai dari pakaian, perlengkapan rumah tangga, sepeda, perlengkapan olah raga, musik, dan lain-lain. Dari yang tidak bermerek sampai yang bermerek.
  2. Treasure Factory ( www.treasure-f.com ), sejenis dengan Hard Off..
  3. Gorilla, saya baru sekali mengunjungi outlet toko ini. Tapi sepertinya juga mirip dengan Hard off dan Treasure factory, tetapi dari toko yang saya kunjungi sepertinya tidak sebesar kedua toko second sebelumnya
  4. Toko-toko second hand yang dimiliki oleh perorangan. Dari pengalaman saya, cukup banyak jumlahnya.
  5. Pasar free market. Merupakan pasar yang biasanya buka pada hari Sabtu atau Minggu atau pada momen tertentu. Banyak masyarakat yang menjual barang-barang milik mereka yang masih layak. Jumlah stand bervariasi bisa puluhan sampai ratusan.

 

Jadi selamat berburu di toko recycle Jepang!

DUH ENAKNYA BERSANTAI DENGAN KELUARGA DI KOEN JEPANG

Posted in Uncategorized on November 14, 2011 by yardapoteker

Bisa dibilang bahwa hampir tiap akhir minggu atau yang oleh orang Jepang disebut shuumatsu, kami sekeluarga isi dengan kegiatan jalan-jalan untuk sekedar menyegarkan jiwa kami. Jangan dibayangkan bahwa kami pergi jalan-jalan ke tempat-tempat yang jauh karena untuk melakukan itu pasti memerlukan biaya yang tidak sedikit. Jalan-jalan ke tempat-tempat yang dekatpun cukuplah untuk kami menikmati akhir pekan di Jepang. Salah satu tempat yang manjadi favorit kami terutama bagi anak-anak kami yang kebetulan masih sangat senang dengan kegiatan bermain adalah taman terbuka atau sudah biasa kami sebut dengan koen. Yaa, koen menjadi salah satu tempat yang bisa digunakan untuk melakukan rekreasi keluarga.

Mencari koen di Jepang khususnya di daerah tempat tinggal kami di Kawasaki dan Yokohama area tidaklah sulit. Saya rasa hal yang sama juga berlaku secara umum di Jepang. Situasi yang jauh berbeda saya rasakan ketika masih di Jakarta sebelum studi ke Jepang saat ini. Waktu itu rasanya sulit sekali bagi kami menemukan taman-taman terbuka sejenis yang bisa dibuat untuk tempat duduk-duduk santai bersama anggota keluarga. Segera melintas dalam benak saya dan istri, ketika kami lebih sering jalan-jalan ke mall sewaktu di Jakarta dulu walaupun hanya sekedar makan siang di KFC atau restoran sejenis atau kadang-kadang menonton di bioskop. Rasanya waktu itu sangat jarang sekali kalau tidak bisa mengatakan tidak pernah, menikmati liburan keluarga di taman. Karena beberapa kali kami pernah ke Ancol, taman mini ataupun Ragunan, Tetapi untuk masuk ke taman-taman tersebut kita harus menyiapkan uang untuk membeli tiket.

Di Jepang, kami begitu mudah menemukan koen-koen yang nyaman. Koen-koen dengan berbagai ukuran mulai dari yang kecil, sedang sampai yang besar. Koen-koen yang bisa kami nikmati dengan gratis. Koen-koen yang ramai dikunjungi oleh masyarakat setempat untuk sekedar bermain-main bersama anggota keluarga seperti main badminton, base ball, sepak bola di atas lapangan rumput yang menghijau. Dan hari Sabtu kemarin, saya sekeluarga serta keluarga teman menikmati kegembiraan di salah satu koen yang ternyata lokasi cukup dekat dengan rumah kami. Koen yang cukup besar yang untuk mencapainya kami tidak perlu menggunakan kendaraan karena bisa dicapai dengan berjalan kaki dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Sebenarnya koen-koen dengan ukuran lebih kecil juga aa bersis di lokasi rumah kami. Koen yang sebenarnya juga cukup bagi anak-anak kami untuk sekedar bermain perosotan, ayunan dan lain sebagainya. Tapi yang namanya manusia, selalu saja kami ingin mencoba sesuatu yang lain dan baru.

Ingin rasanya kami berlama-lama duduk di atas tikar yang kami gelar di koen tersebut. Tapi sayang malam yang segera akan menjelang memaksa kami untuk pulang. Udara yang sejuk kemarin membuat kami betah bermain-main di koen itu. Yaa, udara musim gugur memang enak dirasakan. Enak untuk melakukan aktivitas outdor. Saya bisa melihat kegembiraan yang dipancarkan di wajah anak-anak kami. Gembira karena mereka bisa berlari ke sana ke mari dan melakukan berbagai macam permainan yang mereka suka. Bereka bermain base ball yang merupakan olah raga paling banyak dimainkan di Jepang, badminton, sepak bola, dan lain-lainya. Sungguh asyiiik bersantai bersama keluarga di koen-koen yang ada di Jepang

INI DIA, GAJI PEGAWAI NEGERI DI JEPANG

Posted in pengalaman di negeri sakura on November 10, 2011 by yardapoteker

Sudah mejadi kegiatan rutin saya setiap hari Selasa sore yakni mengikuti kursus bahasa Jepang gratis yang diadakan oleh city hall/ shiminkan salah salah satu wilayah di Kawasaki. Setiap pertemuan biasanya tenaga volunter pengajar bahasa membawa satu atau beberapa topik yang akan digunkan sebagai bahan pembicaraan. Saya sangat senang karena dari diskusi ini banyak informasi yang saya peroleh berkenaan dengan kehidupan di Jepang dari sensei. Salah satu sensei saya tahun ini menurut saya memiliki wawasan yang sangat luas, begitu juga dengan pengalaman hidup. Dia yang saat ini telah berusia 72 tahun semasa produktifnya pernah bekerja di beberapa negara dan juga sempat ke Indonesia untuk urusan pekerjaan. Menurutnya jabatan terakhirnya adalah Auiditing director.

Hari Selasa kemarin sensei membawa sebuah koran terbitan pemerintah kota Kawasaki tertanggal 1 November 2011.  Salah satu halaman koran tersebut memuat informasi tentang gaji pegawai negeri di kota Kawasaki dan juga pegawai pemerintah pusat. Menurut sensei tadi topik ini selalu dia bawa ke kelas setiap tahunnya dan menurutnya lagi topik itu pula selalu menarik perhatian anggota kelas. Dan saya termasuk yang sangat tertarik dengan informasi tersebut. Berikut beberapa point penting yang ada di dalam koran tersebut :

  1. Untuk fresh graduate universitas besarnya gaji bulanan adalah 201.152 yen ( Kawasaki ), 202.944 yen ( Pegawai negara Jepang ).
  2. Fresh graduate sekolah menengah atas 161.840 yen ( Kawasaki ), 156.912 ( Jepang )
  3. Untuk pegawai general yang saat ini usianya rata-rata 40 tahun bergaji 323.284 yen  yang bila termasuk bonus menjadi 464.058 yen ( Kawasaki ) sedangkan untuk pegawai teknikal 323.034 yen dan jika diperhitungkan dengan bonus menjadi 419.056 yen ( Kawasaki ).
  4. Bonus tahunan kira-kira 3 sampai 4 kali gaji bulanan
  5. Selain gaji bulanan, seorang pegawai juga menadapatkan sejumlah tunjangan seperti tunjangan suami/ istri 15.300 yen per bualan, tunjangan anak 6.800 yen, tunjangan khusus bagi pegawai yang tinggal di daerah lain, tunjangan rumah, serta tunjang transportasi.
  6. Ketika pensiun ( usia 60 tahun ), seorang pegawai akan mendapat uang pesangon sebesar 26.650.000 yen

Sedangkan gaji bulanan wali kota kawasaki adalah 1.250.000 yen. Gaji tersebut merupakan gaji pegawai berstatus pegawai pemerintah. Sedangkan gaji pegawai swasta bisa bervariasi tergantung kepada besar kecilnya perusahaan tempat mereka bekerja. Bisa lebih besar atau lebih kecil dibandingkan gaji pegawai pemerintah.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Ayo mulai