TIPS HIDUP HEMAT DI TOKYO METRO ( JEPANG )

Yang dimaksud dengan hidup hemat di sini adalah memenuhi segala macam kebutuhan hidup dengan mengeluarkan biaya seefisien mungkin. Hemat tidak sama dengan mengurangi kualitas hidup apalagi sampai mengurangi kebutuhan dasar hidup. Barangkali hampir mirip dengan prinsip ekonomi yang sangat terkenal itu “ Mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan mengeluarkan biaya yang sekecil-kecilnya “.

Hidup di negeri orang tentu saja berbeda dengan di negeri sendiri. Apalagi jika kita tinggal di wilayah yang sudah terkenal dengan biaya hidup yang mahal. Tokyo adalah salah satu kota dengan biaya hidup termahal di dunia ( mungkin nomor satu ). Sehingga kita harus pandai-pandai mengatur anggaran bulanan. Anggaran yang perlu mendapat perhatian utama tentunya anggaran pengeluaran karena bagi pelajar yang hanya mengandalkan pemasukan dari beasiswa, anggaran pengeluaranlah yang harus dikendalikan. Kecuali jika kita memiliki waktu di luar tugas utama ( belajar ), maka kita bisa juga memikirkan cara untuk menambah pemasukan, misalnya dengan melakukan kerja part time. Beberapa tips yang mungkin bisa dilakukan menurut pengalaman saya sebagai berikut :

1. Komunikasi hemat dengan keluarga di Indonesia

Biasanya kita tidak langsung datang ke Jepang bersamaan dengan keluarga sehingga untuk beberapa bulan kita harus melakukan komunikasi dengan keluarga seperti suami,istri, anak, orang tua melalui komunikasi jarak jauh. Berkomunikasi lewat telepon internasional biayanya sangat mahal. Beberapa teman sampai terkaget-kaget dengan tagihan telepon yang harus mereka bayar. Sayapun mengalami hal yang sama walaupun jumlah tagihannya lebih sedikit tapi cukup membuat saya syok ( tagihan yaang harus saya bayar pada bulan pertama 13.000 yen setara dengan 1,3 juta rupiah ) dengan durasi pembicaraan yang sangat singkat. Beberapa alternatif ekonomis untuk berkomunikasi adalah :

  • Menggunakan skype ( www.skype.com ). Peralatan yang diperlukan adalah layanan internet ( tentunya di rumah atau apartemen ), Komputer PC atau laptop dengan pengeras suara, webcam ( kalau ingin melakukan video call ). Dengan video call kita bisa berbicara sambil melihat lawan bicara lewat monitor komputer. Dari pengalaman saya kualitas suara dan gambarnya sangat baik. Video call hanya bisa dilakukan antar sesama skype secara gratis ( keluarga di Indonesia sebaiknya juga dipersiapkan dengan layanan ini ). Jika ingin menelepon ke nomor HP atau rumah di Indonesia harganyapun sangat ekonomis. Ke telepon rumah sekitar 400 rupiah per menit dan ke HP kira-kira 1.800 rupiah/ menit. Layanan kirim SMS juga ada. ( Komunikasi bisa berjalan dengan sangat lancar dengan penghematan yang luar biasa ). Untuk membeli pulsa bisa dengan online dengan pembayaran menggunakan kartu kredit atau dengan membeli voucer pulsa di Family mart ( minimarket yang banyak tersebar di Tokyo metro )
  • Menggunakan yahoo masanger. Layanan hampir sama dengan skype. Dari pengalaman saya jika menggunakan video call, kualitas gambarnya tidak sebagus skype. Kelebihannya kita bisa mengirim sms dengan gratis dan orang yang kita kirim bisa membalasnya. Pada skype jika ingin orang yang kita kirimi sms bisa membalasnya, maka kita sebagai pengirim akan dikenai sejumlah biaya.
  • Menggunakan kartu telepon internasional yang bisa dengan mudah kita beli di minimarket atau toko-toko lain. Saya belum pernah menggunakan kartu ini. Tapi biayanya lebih hemat dibanding telepon internasional tapi tetap saja jauh lebih mahal dibanding cara 1 dan 2 di atas. Untuk berjaga-jaga pada situsi mendesak barangkali kita perlu juga memiliki salah satunya. Nilai pulsa yang ada pada kartu ini bermacam-macam antara lain 300 yen, 500 yen, 6000 yen dan lain-lain ( 1 yen kira-kira setara dengan 100 rupiah ).
  • Berkirim email. Layanan ini seratus persen gratis

2. Transportasi

Biaya transportasi di Tokyo metro tergolong mahal. Tarif kereta api antara satu stasiun ke stasiun terdekat yang paling murah 130 atau 150 yen ( 13 – 15 ribu rupiah ). Biasanya biaya antara satu stasiun dengan stasiun kedua, ketiga atau keempat bisa jadi sama. Jarak antara satu stasiun ke stasiun terdekat bisa jadi hanya ditempuh selama 3 menit dengan biaya segitu. Kalau ingin sering bepergian tinggal mengalikan saja dengan tarif tiket tersebut. Cara untuk menghemat biaya transportasi ( kereta api ) adalah sebagai berikut :

  • Kalau kita akan rutin melewati satu jalur seperti ke kampus/ sekolah atau ke tempat kerja, sebaiknya kita membeli kartu langganan. Biaya menjadi lebih murah dan kita bisa bolak-balik menggunakan jalur tersebut sampai kita bosan. Anak usia enam tahun ke bawah tidak dikenakan biaya, sedangkan bagi anak yang lebih besar harga tiket setengah orang dewasa. Khusus bagi yang memiliki kartu pelajar ( termasuk mahasiswa S3 ), diberikan diskon sebesar 50%.
  • Jika hanya ingin bepergian sekali-kali tidak perlu membeli kartu langganan melainkan dengan membeli tiket setiap kali jalan.

3.  Langganan internet. 

Hidup tanpa internet saat ini seperti makan sayur tak bergaram. Walau sebagai mahasiswa S2 atau S3 di kampus disediakan seperangkat komputer lengkap dengan internetnya, layanan internet di rumah/apato tetap diperlukan. Untuk berlangganan internet di Tokyo Metro, kita bisa memilih salah satu dari provider yang ada. Baik layanan internet system kabel ataupun nirkabel ( mobile net ). Harga yang ditawarkan oleh provider bervariasi. Kita tinggal pilih yang paling murah. Saya sendiri berlangganan dengan softbank mobile dengan biaya langganan 5000 yen per bulan unlimited access ( 500 ribuan rupiah ). Karena visa tinggal saya kurang dari 2 tahun maka saya harus membeli alatnya di muka dengan kompensasi biaya langganan didiskon sebesar 1000 yen per bulan ( jadi 4000 yen ). Salah satu teman berlangganan EMobile dengan biaya bulanan 5000 yen unlimitted access tanpa harus membeli alat di muka. Layanan internet kabel memiliki kelebihan yaitu aksesnya lebih cepat tapi tidak bisa di bawa ke mana-mana. Biaya berlangganan antara 6000 sampai 7000 yen. Tinggal pilih mana yang paling berkenan.

4.  Makan sehari-hari

Dengan memasak sendiri, biayanya menjadi lebih hemat. Jika kita makan di luar, harga sekali makan rata-rata antara 500 yen ( Rp 50.000 ) belum termasuk minuman. Untuk satu bulan tinggal dikalikan saja.

5.  Membeli bahan sembako

Harga satu produk atau bahan makanan antara satu toko/supermarket dengan toko lainnya bisa saja berbeda cukup jauh. Jadi jangan segan-segan untuk melakukan survei atau mencoba berbelanja di beberapa toko sampai ditemukan tempat favorit ( paling murah ).

6.  Menggunakan air, listrik, gas, AC seperlunya. Karena biaya tagihannya cukup besar.

7.  Membeli Pakaian

Untuk membeli pakaian seperti baju dingin dan lain-lain sebaiknya jangan terburu-buru. Dari Indonesiapun sebaiknya pakaian yang dibawa secukupnya saja. Di Tokyo ada toko yang menjual pakaian bekas ( masih sangat layak pakai ). dengan harga yang sangat terjangkau meskipun harga tersebut kita konversikan ke rupiah. Kita dengan mudah menemukan baju hangat ( jaket untuk musism dingin ) dengan harga 500 yen ( 50 ribu rupiah ), yang 300 yen juga ada. Yang lebih murah lagi atau lebih mahal juga banyak. Yang belanja ke toko ini tidak hanya orang non Jepang saja, orang Jepang pun banyak yang berburu di sana.

 

Barang kali ini dulu beberapa tips yang bisa saya sampaikan. Kalau ada tips lainnya akan saya sampaikan pada kesempatan lain. Semoga bermanfaat.

 

7 Tanggapan to “TIPS HIDUP HEMAT DI TOKYO METRO ( JEPANG )”

  1. Thx y, kebetulan g nyari2 referen. Skrg msh tgl d Jepang?

  2. mau tanya, beli pakaian bekas di tokyo di mana ya?

    boleh ituh sekali-kali dicoba hehehe

    • Kalau mau coba berkali-kali juga gak apa2 kok he he he. Tempat yang saya tahu dan kebetulan perah berbelanja di sana ada dua tempat. pertama ada satu toko di daerah yang cukup dekat dg stasiun akihabara tokyo. Menjual sangat banyak pakaian bekas termasuk sepatu dan lain-lain. pilihannya cukup/ sangat banyak ? harga bervariasi dari 100 yen alias Rp 10 ribu. Kualitasnya juga bervariasi. Kedua di lapangan yang cukup dekat dg stasiun sendagaya Tokyo. Bukanya cuma hari minggu dari pagi sampai sore ( kira2 jam 10 – 16.00 ). Yang jualan sangat banyak berupa kaki lima. Menjual berbagai barang bekas. Tidak hanya pakaian tapi juga yang lain seperti tas, sepatu, kamera dll. Kalau berminat bisa konfirmasi lagi alamat detilnya Toko pertama buka setiap hari.

  3. mau dong kak alamat detailnya :’) saya membutuhkannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: