BELAJAR DARI ANAK KECIL

                   Suatu hari seorang anak yang baru berusia kira-kira dua tahun datang ke ruangan kerja ayahnya. Sang Ayah saat itu sedang sibuk menyelesaikan pekerjaan kantornya yang masih belum sempat terselesaikan di kantor. Melihat banyak kertas terletak di atas meja dan ada beberapa bullpen termasuk yang bewarna-warni , si anak tadi menjadi tertarik untuk melakukan aktivitasnya. Tanpa dia mengerti ia langsung saja menulisi atau lebih tepatnya mencorat-coret kertas tersebut. Dia sangat sedang sekali karena bisa mengeluarkan potensi dirinya. Tiba-tiba sang Ayah tersadar dari kesibukannya. Ketika dia mengetahui bahwa yang dicoret oleh anaknya tersebut adalah salah satu kertas kerjanya yang penting yang dengan serius dia selesaikan tadi, ia jadi kesal. Mungkin karena lupa ia memarahi yag anak, dan mungkin tanpa bermaksud menyakiti atau karena hanya ingin membuat jera si anak ia juga mencubiti anaknya tersebut. Namanya anak-anak tentu saja ia menangis entah karena takut atau karena memang merasa sakit akibat cubitan ayah tadi. Singkat cerita, keesokan harinya sepulang kerja Sang Ayah pulang membawa mainan untuk anaknya. Ia bawa mainan ini mungkin karena ia sadar atas kekeliruan yang telah ia buat kemarin. Mungkin ia menyesal karena telah memarahi anaknya.  Lalu Ayah ini bertanya kepada anaknya. Nak apakah kamu sayang sama ayah? Anak tersebut menjawab ia ayah, saya sayang sama ayah. Kemudia ayah bertanya lagi kanapa kamu sayang sama ayah ? si anak menjawab karena ayah baik.

                Itulah anak-anak yang sangat mudah melupakan kejadian buruk yang dialaminya. Tidak ada rasa dendam dalam hatinya. Yang ada hanyalah kasih sayang dan cinta. Semoga kita bisa belajar dari sifat anak-anak tersebut. Sifat yang mudah untuk member maaf, sifat yang tidak suka menyimpan dendam. Hidup pasti akan menjadi lebih indah dan bahagia.

2 Tanggapan to “BELAJAR DARI ANAK KECIL”

  1. belajar dari anak kecil..
    anak kecil yang tidak memilki banyak masalah….
    selalu menggampangkan sesuatu..

  2. novita sari hutagaol Says:

    ya q setuju kalau begitu karena memeng kita harus belajar dari anak kecil

    karena mereka murah sekali memaaf kan

    saya sangat setuju aku sayang adikku❤

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: