BEDA NEGARA BEDA BUDAYA/ KEBIASAAN

Sebagai seseorang yang awam dalam hal pengetahuan tentang kebudayaan, budaya dalam konteks tulisan saya ini saya anggap sama dengan kebiasaan. Alasan kenapa saya tertarik untuk membicarakan hal ini adalah karena saya mengalaminya secara langsung. Perbedaan kebiasaan atau budaya yang saya maksud di sini adalah perbedaan kebiasaan antara orang Jepang dengan Orang Indonesia. Sampel orang Jepang di sini adalah mereka yang sering ada di sekitar saya yaitu mahasiswa yang sedang kuliah di Showa University atau orang yang saya lihat di jalan, tempat kursus dan sebagainya, sedangkan sampel orang Indonesianya yaitu saya sendiri. Saya keturunan Padang yang pernah tinggal di beberapa kota di Indonesia untuk waktu yang cukup lama.

Perbedaan adalah warna dan corak kehidupan, begitu kata orang-orang tua dulu. Dunia jadi lebih semarak karena adanya perbedaan. Suasana rapat jadi lebih hidup disebabkan adanya perdebatan akibat perbedaan pendapat. Dan terkait dengan perbedaan kebiasaan orang Jepang dengan Indonesia dalam hal ini adalah, menyangkut beberapa kebiasaan yang saya alami. Namanya kebiasaan atau budaya bersifat relatif artinya tidak mutlak. Apa yang dianggap orang Jepang biasa belum tentu lazim bagi orang Indonesia dan begitu pula sebaliknya. Beberapa contohnya sebagai berikut :

1. Bagi orang Jepang membuang ingus di depan umum ( dengan tissu atau kain ) dengan mengeluarkan suara, sepertinya merupakan hal yang lumrah dan tidak menyebabkan orang di sekitarnya merasa terganggu. Bagi orang Indonesia kebiasaan seperti ini  dianggap tidak sopan. Misalnya ketika kita sedang bersama-sama di dalam lift, orang Jepang di sebelah kita dengan santainya membuang ingusnya dengan tissue atau kain yang dipegangnya dengan mengeluarkan suara yang kita pasti sudah tahu. Begitu juga misalnya di saat kita sedang berada di ruang perpustakaan, laboratorium ataupun kereta api. Musim dingin, dimana flue dan pilek menjadi lebih sering menjangkit, kita akan lebih sering pula mendengar dan menyaksikan adegan buang ingus tersebut.

2. Bagi orang Jepang ketika sedang berada di tengah keramaian seperti di dalam kelas, laboratorium, perpustakaan dan sebagainya sangat terbiasa menjaga ketenangan ( kecuali kebiasaan nomor satu ). Nada dering telepon seluler diinaktifkan dan diganti ke nada getar, kalau merasa terpaksa harus berkomunikasi dilakukan dengan berbisik. Bagi orang Indonesia sepertinya ada kebiasaan yang sama tetapi pada pelaksanaannya sering terabaikan.

3. Dalam bekerja sebagian besar orang Jepang sangat serius, suasananya hening dan sangat jarang  berbicara sampai jam istirahat tiba. Orang Indonesia walau merasa kebiasaan ini baik tetapi pelaksanaannya sepertinya masih kalah dibandingkan orang Jepang.

4. Bagi orang Jepang ketika makan atau minum sambil mengeluarkan bunyi ( ketika mengisap mie, meminum kuah sop, atau teh hangat ) sepertinya adalah hal yang biasa. Bagi orang Indonesia kebiasaan ini sepertinya dianggap kurang sopan. Sementara bersendawa di tengah jamuan makan atau di tempat lain merupakan kebiasaan yang tidak sopan. Di daerah saya sumatera barat, bersendawa dianggap sebagai tanda nikmatnya makanan. Terkadang kita senang mendengar sendawa dari  tamu yang kita undang makan, karena menunjukkan bahwa mereka puas dan kenyang dengan jamuan yang kita suguhkan.

5. Bagi orang Jepang ketika selesai buang air besar, terbiasa hanya dengan mengelapnya dengan menggunakan tissu. Bagi orang Indonesia harus mencucinya dengan air. Laintai tolite di Jepang terbiasa kering.  Kondisi ini agak sedikit menyulitkan kita, seperti ketika hendak cebok atau berwudhu.

6.   Orang Jepang sangat tertib ketika lagi antri.

 

Dan kebiasaan-kebiasaan lainnya yang akan saya ungkapkan lagi pada kesempatan lain. Karena saat ini saya sebagai sampel orang Indonesia yang tinggal di Jepang, maka seperti kata pepatah lain yang mengatakan “DIMANA BUMI DIPIJAK DI SITU LANGIT DIJUNJUNG”, saya lah yang harus lebih banyak menyesuaikan diri dengan kebiasaan orang Jepang sepanjang tidak bertentang dengan agama dan hati nurani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: