MOTIVASI BAGI APOTEKER INDONESIA

Profesi adalah sebuah sebutan yang seharusnya bergengsi. Bergengsi karena untuk meraihnya memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikt. Sebut saja dokter. Siapa yang tidak kenal dengan profesi ini. Untuk menjadi seorang dokter umum saja diperlukan pendidikan formal selama kurang lebih 17 – 19 tahun lamanya. Pengacara yang juga merupakan salah satu profesi yang sering disebutkan oleh anak-anak ketika ditanya kalau besar mau jadi apa, juga memerlukan waktu yang tidak terpaut jauh. Begitu pula halnya dengan profesi Apoteker. Tentunya seseorang ketika memilih sebuah profesi mendambakan bahwa dengan menggenggap profesi tersebut kehidupannya akan menjadi lebih baik dan layak, baik dari segi status maupun dalam hal finansial. Dua profesi pertama sepertinya sudah lebih dulu eksis. Kedua profesi tersebut identik dengan kekayaan dan pengakuan walaupun tidak semua orang yang memangku profesi tersebut mapan secara ekonomi, tapi secara umum masyarakat menganggap iya. Bagaimana dengan profesi apoteker, apakah sudah bisa dikategorikan sebagai profesi yang mampu mendatangkan kesejahteraan hidup secara materi bagi yang menyandangnya? Jawaban terhadap pertanyaan ini tentunya sangat beragam. Bisa Iya, tidak atau di antara keduanya. Karena banyak apoteker yang mapan secara materi. Tapi menurut saya secara umum profesi apoteker di Indonesia belum mendapatkan tempat yang baik alias belum eksis. Kalau dilakukan survei kepada masyarakat, barangkali banyak yang belum tahu apoteker itu apa atau siapa.

Belum lagi banyak saya dengar bahwa gaji seorang apoteker di apotek sebagai salah satu tempat yang banyak ( mungkin paling banyak ) mempekerjaan apoteker, sangat tidak membanggakan. Saya sendiri pernah melakukan beberapa negosiasi gaji dengan pemilik sarana apotek, dan hasilnya memperkuat anggapan saya tersebut bahwa gaji seorang apoteker di apotek secara umum sangat belum memuaskan. Belum sebanding dengan waktu yang dihabiskannya untuk belajar, tidak sesuai dengan ilmu yang dimilkiinya. Barangkali banyak faktor yang menyebabkannya yang sebetulnya barangkali sudah diketahui oleh sebagian besar apoteker tersebut. Tapi bukan ini tujuan saya dalam tulisan ini.

Sebagai salah seorang apoteker Indonesia tentunya saya berharap agar eksistensi apoteker semakin hari semakin baik. Untuk mencapai eksistensi yang baik tersebut tentunya menjadi tanggung jawab bersama, yakni apotekernya sendiri, organisasi profesi dan dukungan dari pemerintah. Konstribusi dari apoteker-apoteker Indonesia secara pribadi memegang peranan yang sangat besar dalam hal ini. Nah sebagai motivasi bagi apoteker Indonesia, berikut saya sertakan hasil survei tentang berbagai profesi yang mendapatkan bayaran tinggi di beberapa negara/ tempat ( diurut dari yang tertinggi ). Salah satu hasilnya menempatkan apoteker pada posisi yang sangat membanggakan. JAYALAH APOTEKER INDONESIA.

Best Paying Careers for women and men in the US

  • Anesthesiologists
  • Internists, general
  • Obstetricians and gynecologists
  • Oral and maxillofacial surgeons
  • Orthodontists
  • Prosthodontists
  • Psychiatrists
  • Surgeons
  • Chief executives
  • Family and general practitioners
  • Pediatricians, general
  • Airline pilots, copilots, and flight engineers
  • Dentists, general
  • Air traffic controllers
  • Engineering managers
  • Astronomers
  • Lawyers
  • Podiatrists
  • Judges, magistrate judges, and magistrates
  • Computer and information systems managers

Best Paying Careers for women and men in Canada

  • Physician/Surgeon
  • Pharmacist
  • Anesthesiologists
  • Psychiatrist/Psychologist
  • Physiotherapist
  • Chief Executive
  • Audio-Therapist
  • Dentist/Orthodontist
  • Judges, magistrate judges, and magistrates
  • Health Administrator
  • Osteopath/Chiropractor
  • Ophthalmologist
  • Executive/Senior Official
  • Socio-Anthropologist
  • Air Pilot/Navigator
  • Family and general practitioners
  • Physician Assistant
  • Accountant/Auditor
  • Private Investigator
  • Lawyer

 SUMBER  : http://www.alec.co.uk/free-career-assessment/best-paying-careers-for-women-men.htm

Satu Tanggapan to “MOTIVASI BAGI APOTEKER INDONESIA”

  1. tahun ini saya lulus dua jurusan sekaligus, kedokteran gigi dan farmasi di 2 universitas yg berbeda.
    dan saya lebih memilih farmasi.
    saya selalu berdoa, semoga saya bisa bermanfaat bagi orang banyak.
    tidak memikirkan apakah saya bisa eksis, karena Allah telah mengatur semuanya, apalgi rezeki, semua yg bekerja pasti ingin uang banyak, saya jg mau bgtt. tapi yg paling penting saya belajar untuk bekerja mengabdi untuk org banyak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: