SENANGNYA MEMILIKI SEPEDA DI JEPANG

Setelah sekian lama berupaya mencari sepeda di sekitar daerah kawasaki Jepang, akhirnya  hari ini saya temukan juga sebuah sepeda yang sesuai dengan kriteria saya. Kriteria tersebut yaitu second hand dengan kondisi yang masih bagus, memiliki boncengan dan keranjang tempat meletakkan barang serta yang terakhir ini yang terpenting yakni harganya yang terjangkau. Seperti yang pernah saya sampaikan pada tulisan terdahulu bahwa harga sebuah sepeda sangat bervariasi. Hari ini saya membeli sepeda tersebut seharga 6.800 yen ( kira-kira setara dengan Rp 680.000 dengan kurs 1 yen = Rp 100 ). Sebetulnya di tempat lain saya juga menemukan tempat penjualan sepeda second dengan harga yang lebih murah ( 6.000 yen ) tapi kondisinya tidak sebagus yang saya beli hari ini. Beberapa hari lalu saya juga sempat mendapatkan informasi dari pemilik toko barang second yang ada di sekitar kampus. Dia bilang bahwa sehari sebelum saya bertemu dengannya, dia menjual sebuah sepeda second seharga 5.000 yen tapi mungkin karena itu bukan rezeki saya, maka sepeda tersebut dibeli oleh orang lain. Toko tersebut memang bukan toko yang khusus menjual sepeda second. Sedangkan tempat saya membeli sepeda hari ini memang khusus toko sepeda yang menjual baik sepeda baru maupun second jadi pilihannya lebih banyak.

Untuk memiliki sepeda di Jepang, ternyata agak berbeda dibandingkan ketika kita memiliki sepeda di Indonesia. Di Jepang ketika kita membeli sebuah sepeda, maka kita akan diberikan juga kartu tanda kepemilikan sepeda tersebut. Pada kartu itu tercantum nomor sepeda dan nama pemiliknya. Stiker yang mencantumkan nomor sepeda akan ditempelkan pada salah satu batang sepeda. Nomor yang ada pada stiker harus sama dengan nomor yang ada pada kartu tanda pemilik. Kartu ini dikeluarkan oleh toko yang menjual sepeda tersebut dan untuk mendapatkan kartu itu, maka kita harus membayarnya seharga 500 yen dan nilai nominal ini juga tercantum di dalam kartu tanda pemilik sepeda ini.  Menurut informasi yang saya dapatkan dari beberapa teman, di Jepang terkadang ada razia sepeda yang dilakukan oleh polisi. Dan ketika razia itu terjadi maka pemilik sepeda harus bisa menunjukkan kartu tanda pemilik sepeda itu. Kalau tidak, maka masalah akan siap menghampiri kita. Inilah alasan kenapa saya hanya berupaya memiliki sepeda sekaligus dengan kartu kepemilikannya.

Tentunya dengan sepeda yang  baru saya miliki ini, saya akan bisa lebih banyak melihat wilayah-wilayah yang ada di sekitar tempat tinggal saya. Kalau selama ini saya melakukannya dengan berjalan kaki yang tentu saja langkahnya sangat terbatas, maka dengan menggunakan sepeda jarak yang bisa ditempuh akan lebih panjang. Niho, please wait  I will bike on you

Satu Tanggapan to “SENANGNYA MEMILIKI SEPEDA DI JEPANG”

  1. Bsa gak sya pesen 1-2 unit kirim ke indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: