INTI SARI KHUTBAH JUM’AT DI BALAI INDONESIA MEGURO JEPANG ( 11 Maret 2010 )

Imam Al-Ghozali, salah seorang imam besar dalam sejarah peradaban Islam pernah mengatakan beberapa hal, yaitu :

  1. Celakalah bagi orang yang tidak memiliki ilmu. Ini menjelaskan kepada kita bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap umat muslim. Ilmu dalam arti yang seluas-luasnya. Ketika seseorang berhenti atau tidak menuntut ilmu, maka ia akan masuk ke dalam kelompok orang yang celaka. Dalam Al-Qur’an Allah menjanjikan akan mengangkat orang yang memiliki ilmu beberapa derajat dan sebaliknya akan menurutkan orang yang tidak berilmu beberapa derajat pula. Seorang ayah harus terus menambah atau menuntut ilmu agar dapat dipergunakan untuk menjadi seorang yang ayah yang baik bagi anak-anaknya. Sebagaimana jamji Allahh tadi, manakala seorang ayah menjelma menjadi ayah yang berilmu, maka tentulah anak-anak akan hormat dan sayang kepadanya, dan ini sebetulnya merupakan salah satu bentuk Allah mengangkat derajat ayah tersebut. Seorang suami ataupun istri harus selalu meluangkan waktunya memperdalam ilmu tentang bagaimana menjadi seorang suami atau istri yang baik, agar Allah juga mengangkat derajatnya. Hal yang sama tentunya diperlukan oleh semua jenis prediket ataupun profesi seperti dosen, guru, apoteker, dokter, pedagang, pengacara dan lain sebagainya . Seorang manejer di perusahaan tidak mungkin mendapatkan posisi itu tanpa ilmu Posisi dengan derajat terhormat tersebut diraihnya berkat ilmu yang ia miliki.
  2. Celakalah bagi orang yang berilmu tapi tidak mengamalkannya. Buat apa ilmu yang banyak kalau hanya dirasakan oleh diri pribadi. Begitu indahnya Islam. Dalam kalimat ini terkadung makna yang begitu mendalam. Bahwa seorang muslim haruslah menjadi pribadi-pribadi yang banyak melakukan perbuatan-perbuatan atau aktivitas-aktivitas yang baik. Beramal artinya berbuat baik. Bukankah ketika ilmu tersebut diamalkan, maka akan terciptalah sesuatu yang bermanfaat bagi orang dan lingkungan di sekitarnya. Alangkah indahnya ketika orang-orang berilmu mengajarkan ilmunya kepada orang di lingkungan sekitarnya. Seorang yang punya pengetahuan tentang bagaimana mengatasi banjir di Jakarta misalnya, manakala ilmu tersebut dia amalkan tentunya akan sangat besar kebaikan yang bisa diperoleh. Ketika kita menguasai bidang-bidang ilmu tertentu seperti bahasa Arab, Inggris, matematika, dan lain-lain, kenapa kita tidak mencoba mengajarkannya kepada anak-anak di lingkungan kita.
  3. Celakalah bagi orang yang beramal tapi tidak ikhlas. Ternyata tidak cukup dengan hanya punya ilmu dan beramal, tapi juga harus dibarengi dengan ikhlas. Ikhlas mengandung arti bahwa segala amal yang kita lakukan jauh dari keinginan untuk mendapatkan pamrih. Jauh dari sifat riya. Yang ada hanyalah persaan bahwa amal yang kita perbuat hanya mengharapkan keridhoan dari Allah SWT. Sangat tidak mudah memang untuk menjaga dan mempertahankan keikhlasan ini di dalam hati kita. Godaan dan bisikan dari Iblis yang musuh bebuyutan kita akan selalu datang. Mudah-mudahan kita termasuk ke dalam hamba-hamba-Nya yang ikhlas.

Jelas bahwa Islam mengajarkan kepada pemeluknya untuk menjadi manusia yang pintar dan jauh dari kebodohan, banyak berbuat dan tidak hanya berteori atau omong doang, dan tentunya didasarkan kepada keikhlasan yang akan melahirkan kesungguhan dalam bekerja. So Be smart ! Be active ! and Be sincere

Satu Tanggapan to “INTI SARI KHUTBAH JUM’AT DI BALAI INDONESIA MEGURO JEPANG ( 11 Maret 2010 )”

  1. Salam kenal,setuju banget dengan artikel diatas.Bukankah belajar itu dimulai sejak dari ayunan hingga akhir hayat.
    Dengan belajar banyak sekali keuntungannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: