AKHIRNYA TEMAN SAYA PUN PUNYA SEPEDA DI JEPANG

Seperti yang saya sampaikan pada beberapa tulisan terdahulu bahwa saya datang ke Jepang bersama seorang teman. Kebetulan kami dibimbing oleh profesor yang sama dan tinggal di apartemen yang sama pula tapi di lantai yang berbeda. Saya sudah terlebih dahulu membeli sepeda. Sepeda tersebut merupakan sepeda second yang saya beli dengan harga 6.800 yen. Saya pun harus mengeluarkan lagi uang sebesar 500 yen untuk mendapatkan surat bukti kepemilikan sepeda yang sangat penting bagi legalitas kepemilikan. Sepeda tersebut merupakan sepeda second dengan harga termurah pada saat saya membelinya. Memang saya sudah memutuskan untuk membeli sepeda dengan harga yang relatif murah dengan alasan sayang kalau saya harus membeli sepeda baru mengingat lamanya tinggal di Jepang yang hanya kurang lebih 3 tahun. Setelah waktu tersebut sepeda tersebut tidak akan bisa dibawa ke Jakarta.

Pikiran yang sama sepertinya juga ada pada teman saya. Melihat saya sangat menikmati bersepeda di Jepang, diapun jadi semangat untuk segera memiliki benda yang sama dengan saya. Sebetulnya pada saat saya membeli sepeda, diapun ingin melakukan hal yang sama tapi karena tidak ada lagi sepeda dengan harga yang sama atau lebih murah, maka dia terpaksa menunda keinginannya tersebut. Sampai pada satu saat saya melihat toko sepeda lain yang menjual sepeda second yang lokasinya cukup dekat dengan toko dimana saya membeli sepeda. Tenyata di toko kedua ini banyak terdapat sepeda second dengan kuallitas yang juga bagus dengan harga yang relatif sama. Dan beruntung pada saat itu ada juga sepeda dengan harga yang lebih murah. Teman saya memutuskan untuk membeli salah satu sepeda tersebut. Harga yang tertera pada sepeda tersebut 6.500 yen. Kualitas sama dengan yang saya beli. Kami coba untuk melakukan tawar-menawar dengan kemampuan bahasa Jepang yang sangat-sangat terbatas. Penjual sepeda ini memang jauh-jauh lebih ramah dari penjual sebelumnya sehingga kami merasa nyaman untuk melakukan penawaran. Eh tidak disangka penjual tersebut mau memberikan potongan harga menjadi 6.000 yen ( sekitar 600 ribu rupiah ) dan inipun sudah termasuk biaya untuk pembuatan surat tanda kepemilikan. Harga yang jauh lebih murah dibandingkan sepeda saya dengan selisih 1.300 yen. Jadilah sekarang saya dan teman saya sama-sama memiliki sepeda di Jepang.

Setelah itu saya dan teman saya selalu bersepeda dari rumah menuju stasiun. Hidup terasa lebih lengkap dengan memiliki sepeda di Jepang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: