DI JEPANG PEMERINTAH MENAWARKAN APARTEMEN MURAH KE WARGANYA

Hari Minggu kemarin, saya beserta seorang teman berkesempatan menghadiri sebuah acara di Kawasaki International Centre. Mereka menyebut acara tersebut sebagai seminar. Seminar tentang bagaimana ikut serta dalam mendapatkan rumah milik pemerintah bagi penduduk pendatang asing. Pada awalnya saya mengira dalam seminar tersebut akan ada penjelasan materi kepada peserta dari seorang atau beberapa orang presentator sebagaimana jamaknya seminar yang saya kenal selama ini di Indonesia. Tapi ternyata agak berbeda. Hari itu kami dipandu untuk mengisi form aplikasi yang 100 persen berbahasa Jepang. Masing-masing peserta yang memiliki bahasa ibu yang sama duduk di meja yang telah ditentukan dimana di sana telah duduk seorang petugas Centre yang menguasai bahasa asing tertentu seperti Inggris, Tagalog, dll. Kami mendapatkan petugas berbahasa Inggris.

 

Selama kurang lebih 2,5 jam kami mengisi aplikasi tersebut. Aplikasi yang sebetulnya hanya satu lembar. Tapi berhubung ada beberapa penjelasan yang perlu disampaikan, maka waktu yang terpakai jadinya cukup lama. Beberapa poin yang menjadi isian adalah tentang jumlah penghasilan, data diri calon penghuni rumah ( istri,suami, anak, dll ), alasan ikut dalam aplikasi.

 

Yaa, dua kali dalam setahun pemerintah menawarkan kepada warganya untuk bisa mendapatkan apartemen sewaan dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan ketika kita menyewa apartemen non milik pemerintah. Dari daftar yang disajikan, saya memang melihat bahwa nilai sewa apartemen tersebut sangat ekonomis. Unit ukuran 40 meter persegi ditawarkan dengan nilai sewa 20.000 – 30.000 yen. Sebagai perbandingan saat ini saya mengontrak kamar luas 14 meter persegi seharga 57.000 yen. Dari segi harga sangat menggiurkan. Tapi sepertinya ada hal lain juga yang perlu menjadi bahan pertimbangan, yakni kebanyakan apartemen-apartemen tersebut berjarak cukup jauh dari stasiun keretan api. Misalnya dalam daftar diinformasikan bahwa apartemen berjarak 15, 20, 25 menit naik bis dari stasiun kereta api terdekat. Walaupun ada dari apartemen tersebut yang jumlahnya sangat sedikit berjarak hanya 5 atau 10 menit jalan kaki ke stasiun kereta api terdekat. Biasanya yang terakhir ini banyak peminatnya.

 

Untuk mendapatkan unit apartemen sewa ini memang melalui kompetisi mengingat jumlah unit yang tersedia jauh lebih sedikit dari jumlah peminat. Sehingga aplikasi yang masuk akan diseleksi dan mereka yang layak dan beruntungnya yang akan mendapatkan kesempatan itu. Semoga kami termasuk ke dalam kelompok ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: