TERNYATA JUMLAH APOTEKER DI JEPANG JAUH LEBIH BANYAK DI BANDINGKAN INDONESIA!

Beberapa waktu yang lalu saya sempat browsing di situs resmi Asosiasi farmasi Jepang, dan ada informasi yang sangat menarik perhatian saya di dalam situs tersebut  yakni laporan tahunan organisasi itu.( http://www.nichiyaku.or.jp/e/data/annual_report2008 ). Dari laporan itu saya jadi tahu bahwa di tahun 2008 ada sekitar 250 ribuan apoteker di Jepang. Bandingkan dengan jumlah profesi yang sama di Indonesia yang menurut laporan ketua Ikatan Apoteker Indonesia berjumlah sekitar 30 ribuan. Jadi jumlah apoteker di Indonesia ternyata hanya kira-kira seperdelapannya jumlah apoteker Jepang. Jumlah ini sangat tidak sebanding jika kita melihat data jumlah penduduk di kedua Negara. Penduduk Indonesia diestimasi berjumlah sekitar 240 juta jiwa di tahun 2010 sementara untuk tahun yang sama, penduduk Jepang diestimasi sebanyak 127 juta jiwa. Dengan perbandingan jumlah penduduk tersebut harusnya jumlah apoteker Indonesia dua kalinya Jepang ( 500.000 an orang ).

 

Besarnya jumlah apoteker di Jepang tersebut membuat saya sempat bertanya-tanya dan berfikir. Dan salah satu jawaban yang saya temukan adalah bahwa di Jepang tidak ada tenaga teknis farmasi seperti asisten apoteker di Indonesia. Jika di Indonesia misalnya, dari 9 orang yang bekerja di apotek ( tempat yang paling banyak menyerap profesi ini ) hanya 1 orang yang berprofesi sebagai apoteker. Sementara di Jepang, kesembilan orang tersebut semuanya apoteker, atau paling cuma ada satu orang yang bukan, seperti tenaga clerk. Dengan kondisi seperti ini tentu saja Jepang banyak membutuhkan apoteker untuk menjalankan pekerjaan kefarmasian. Saat ini di Indonesia ada sekitar 10 ribuan apotek. Jika apotek tersebut menyerap rata-rata 9 orang apoteker ( diasumsikan di Indonesia juga tidak ada tenaga asisten apoteker ), maka jumlah apoteker yang bekerja di apotek adalah 90 ribuan orang. Ditambah lagi dengan yang bekerja di rumah sakit dan tempat-tempat lain.

 

Dengan kondisi yang memang tidak sama ini, wajar saja kalau jumlah apoteker Jepang lebih banyak dibandingkan Indonesia. Lalu berapa idealnya jumlah apoteker Indonesia? Menurut salah satu sumber yang bisa dipercaya, jumlah idealnya kira-kira 1 apoteker untuk setiap 5.000 penduduk. Jadi dengan 240 juta jiwa penduduk Indonesia di tahun 2010, idealnya jumlah apoteker yang ada di Indonesia sebanyak 48 ribuan orang.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: