MAHASISWA DI JEPANG DIANGGAP PENDUDUK BERPENGHASILAN ZERO ( 0 ) YEN

Beberapa waktu lalu saya mendapat kiriman di kotak surat yang sepertinya sesuatu yang harus saya bayar karena mirip dengan beberapa tagihan lain seperti tagihan listri, air dan gas. Karena tagihan itu baru pertama kali datang ke alamat saya, saya tentu saja tidak langsung membayarnya. Saya mencari tahu terlebih dahulu tagihan apa kira-kira lembaran tersebut. Nilai yang tertera cukup besar melebihi nilai-nilai yang saya bayar untuk tagihan lain yakni 4.500 yen. Akhirnya saya berinisiatif untuk mengirimkannya langsung kepada pihak konsultan yang mengkoordinir pelaksanaan beasiswa kami selama di Jepang. Dari mereka saya tahu bahwa tagihan itu adalah tagihan asuransi. Dan pihak konsultan tersebut juga mengatakan kepada saya bahwa tagihan kepada saya seharusnya tidak sebesar itu karena saya mahasiswa dan dia menyarankan agar saya segera mengurusnya di City hall ( mirip kecamatan ) dan dia menawarkan diri untuk menemani saya ke sana karena khawatir nanti menemukan kendala bahasa.

 

Dua hari setelah itu kami kesana dan pihak konsultan tersebut langsung menuju bagian yang mengurus asuransi. Dia mengatakan kepada petugas tersebut bahwa saya adalah mahasiswa penerima beasiswa sedangkan tagihan asuransi yang dikirim ke saya adalah asuransi yang sama nilainya bagi masyarakat yang bekerja dan punya penghasilan ( istilah mereka premium ). Petugas tersebut mengerti dan segera memberikan satu lembar form yang harus saya isi. Setelah semuanya selesai pihak konsultan memberi tahu saya bahwa tagihan asuransi saya akan segera dikurangi menjadi kira-kira tinggal 30 persennya.

 

Pihak konsultan tersebut mengatakan kepada saya bahwa di Jepang, mahasiswa penerima beasiswa seperti saya dianggap sebagai pihak dengan penghasilan zero/ nol yen. Sehingga besarnya asuransi yang dikenakan akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan nilai yang dikenakan kepada masyarakat yang punya penghasilan. Konsultan itu juga mengatakan kepada saya bahwa untuk urusan apa saja, nanti kalau kepada saya ditanya tentang penghasilan, saya seharusnya menjawab dengan zero yen. Penghasilan zero yen ini juga bermanfaat untuk mengurus bebas pajak. Di Jepang, warga negara dikenakan pajak pribadi yang sepertinya telah berjalan dengan sistem yang sangat baik. Untuk urusan bebas pajak ini, kebetulan sayapun telah mengurusnya. Caranya tidak sulit. Tinggal datang ke city hall di bagian yang mengurus maslah pajak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: