TIPS PULANG KE INDONESIA DARI JEPANG

Tiga minggu yang lalu merupakan salah satu hari paling bahagia yang pernah saya rasakan, hal ini dikarenakan oleh hari tersebut adalah saat dimana saya bisa bertemu kembali dengan istri dan anak-anak tercinta setelah hampir satu tahun hidup terpisah antara Jakarta dan bumi Sakura. Membayangkan senyum dan tawa anak-anak membuat diri ini rasanya ingin terbang secepat kilat meninggalkan pesawat garuda yang terasa begitu lama terbangnya membelah angkasa. Untung saja pada masing-masing bangku pesawat terdapat sarana hiburan dengan musik, film dan game yang bisa kita pilih sesuka hati sehingga hal tersebut cukup mampu mengurangi perasaan lamanya waktu berada di dalam pesawat.

 

Yaa pulang ke Jakarta dari Jepang untuk bertemu keluarga tercinta beberapa minggu lalu merupakan pengalaman pertama bagi saya. Layaknya pengalaman pertama lainnya, tentunya ada perasaan was-was yang saya rasakan saat itu. Perasaan was-was yang timbul karena takut jikalau ada hal yang terlupa diurus berkenaan dengan proses bepergian antara dua negara. Perasaan was-was tersebut tetap saja timbul walaupun sejak beberapa bulan sebelumnya saya telah bertanya-tanya kepada teman sesama mahasiswa di Jepang yang sudah pernah pulang ke Jakarta sebelumnya. Rasa was-was juga dikarenakan oleh jarak antara rumah dan bandara yang cukup jauh yakni kurang lebih dua jam perjalanan dengan kereta api biasa atau sekitar 70 menit dengan kereta ekspress.

 

Dari pengalaman saya kemarin, maka beberapa hal yang perlu dipersiapkan ketika hendak pulang ke negeri Indonesia tercinta adalah sebagai berikut :

  • Mengurus reentry permit yaitu izin untuk masuk kembali ke negara Jepang. Izin ini dapat diperoleh di Kantor Imigrasi. Ada dua jenis yakni single dan multiple. Single hanya untuk perjalanan satu kali dan untuk mendapatkannya kita harus mengeluarkan uang 3000 yen. Sedangkan jika kita ingin lebih sering pulang pergi Jepang – Indonesia maka sebaiknya kita beli yang multiple karena jatuhnya lebih murah yakni 6000 yen. Karena masa izin tinggal visa saya waktu ituu hanya tersisa 3 bulan lagi, maka dengan terpaksa saya membeli yang single karena saya tidak mungkin bolak balik jepang Jakarta dalam 3 bulan itu.
  • Karena saya ke Jepang dengan paspor dinas maka seharusnya saya juga harus mengurus izin pulang ke kedutaan RI di Tokyo. Untuk pengurusan izin ini menurut pengalaman teman saya membutuhkan waktu antara 1 sampai 2 minggu. Kebetulan ketika pulang kemarin saya tidak melakukan pengurusan izin ini karena menurut teman lain yang telah beberapa kali pulang ke Indonesia surat izin inijarang diperiksa oleh imigrasi. Tapi teman lain lagi pernah mengalami pemeriksaan oleh pihak imigrasi dan ditanya tentang keberadaan surat izin tersebut. Walau saat itu teman saya tersebut tetap diizinkan oleh pihak imigrasi untuk melanjutkan perjalanan tentu setelah teman tadi mengemukakan alasannya kenapa dia tidak mengurus surat izin tersebut. Pemegang paspor hijau menurut informasi yang saya dapatkan tidak perlu mengurus surat izin ini.
  • Tiket pesawat yang tentunya merupakan hal yang paling penting. Saya pulang dengan pesawat garuda dengan pencari tiket yang paling murah yakni seharga 70.000 yen pulang pergi ( setara 7 juta rupiah ). Informasi tentang harga tiket pesawat garuda ini bisa dilihat di website PPI Kanto. www.garuda-ppikanto.org
  •  Di bandara Narita saya tidak perlu mengeluarkan uang jasa bandara seperti halnya di bandara Sukarno Hatta yang mengenakan tariff sebesar 150 ribu rupiah per penumpang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: