KERACUNAN/ OVERDOSIS OBAT ANTIDIABETES

Obat antidiabetes atau obat penyakit kencing manis adalah sekelompok obat yang digunakan untuk menurunkan kadar gula di dalam darah. Obat ini dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kelompok yaitu Insulin dengan berbagai macam bentuk sediaannya; sulfonil urea (Acetohexamide, Chlorpropamide, Glimepiride, Glipizide, Glyburide/ glibenclamide, Tolazamide, Tolbutamide ); Meglitinides (Nateglinide, Repaglinide ); Biguanides  (Metformin ); Alpha glucosidase inhibitors (Acarbose,   Miglitol ); Glitazones  (Pioglitazone, Rosiglitazone ). Obat-obat di atas ditulis dalam nama generiknya. Tidak semua obat tersebut tersedia dalam bentuk generiknya yang dapat disebabkan oleh belum habisnya masa hak paten dari obat tersebut. Beberapa obat yang sudah dijual dalam bentuk generic adalah metformin,  glibenklamid. Kandungan generic dari suatu obat paten atau generik bermerek dapat dilihat dari daftar komposisinya.

 

Keracunan akibat obat antidiabetes ini sangat tergantung pada jenis dan jumlah obat yang dikonsumsi. Keracunan juga bisa terjadi akibat terjadinya interaksi obat antidiabetes dengan obat lain karena penggunaan secara bersamaan atau dalam waktu yang berdekatan atau karena adanya gangguan fungsi tubuh yang berperan dalam proses pembuangan obat ke luar tubuh setelah obat tersebut bekerja seperti gangguan fungsi hati atau ginjal. Beberapa contoh keracunan yang telah dilaporkan adalah sebagai berikut :

  • Konsumsi chlorpropamide (250 mg), glipizide (5 mg), atau glyburide (2.5 mg) pada anak berusia 1 – 4 tahun dapat menyebabkan kondisi hipoglikemia.  Dua tablet acetohexamide 500-mg dapat menyebabkan koma pada orang dewasa. Konsumsi 5 mg glyburide pada orang tua berusia 79 tahun yang tidak mengidap diabetes dapat menyebabkan koma hipoglikemia.
  • Interaksi obat golongan sulfonil urea dengan obat-obat berikut ; propranolol, salisilat, clofibrat, profenecid, asam valproat, dikumarol, alcohol dapat meningkatkan efek keracunan
  • 4 mg repaglinide dapat menyebabkan kondisi hipoglikemia pada orang berusia 18 tahun yang tidak menderita diabetes.
  • Asidosis laktat dapat terjadi setelah 9 jam pemakaian 25 gram metformin oleh seorang pasien berusia 83 tahun dan asidosis laktat yang fatal serta kolaps kardiovaskuler terjadi 4 jam setelah penggunaan 35 gram oleh pasien berusia 35 tahun. Metformin yang beredar dipasaran farmasi adalah dengan dosis 500 mg atau 0,5 gram.
  • Koma hipoglikemia berat dan kerusakan saraf permanent terjadi setelah injeksi 800 – 3200 unit insulin. Insulin yang terkonsumsi secara oral atau lewat mulut tidak bersifat racun karena tidak bisa diserap oleh tubuh.

Tampilan klinis akibat keracunan obat antidiabetes ini adalah sebagai berikut :

  • Hipoglikemia, kejadiannya bisa saja tertunda tergantung kepada jenis obat yang digunakan dan rute atau dengan cara apa obat digunakan ( oral, intra vena atau subkutan ). Tanda-tanda terjadinya hipoglikemia atau penurunan kadar gula darah  sampai level yang rendah adalah gemetar, bingung, koma, kejang-kejang, takikardia ( debaran jantung yang cepat ), dan diaforesis ( berkeringat  secara berlebihan )
  • Asidosis laktat akibat keracunan metformin dan phenformin dapat dimulai dengan tanda-tanda yang tidak spesifik seperti lemas, muntah, nyeri otot, dan tekanan pada pernapasan. Tingkat kematian akibat asidosis laktat yang berat dilaporkan mencapai 50%.

Sehubungan dengan seriusnya peristiwa keracunan yang disebabkan oleh obat antidiabetes ini, maka tentunya kita harus berhati-hati di dalam mengkonsumsi atau menyimpan obat tersebut. Gunakanlah obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan karena pemakaian dengan dosis berlebihan dapat menyebabkan keracunan. Simpanlah obat pada tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak. Konsumsi obat oleh orang yang tidak memerlukan/ bukan penderita diabetes tentu saja akan menyebabkan keracunan.

6 Tanggapan to “KERACUNAN/ OVERDOSIS OBAT ANTIDIABETES”

  1. Maaf, Tpi saya ingin menanya, Bagaimana biar bs terkena overdosis? saya ingiN terkena overdosis, Bukan maksud saya untuk bunuh diri. Tapi, saya hnya ingin mencobanya, saya tau ini gila, tapi sya hny ingin tw. saya mohon beritahu saya, obat apa saja yg bs membwt overdosis. tolong add FB saya. elviatheodora28@yahoo.co.id

  2. thanks baaaaanget yh…. berkat materi k2 tugasQ dah terselesaaikan….
    salam kenal dariQ….

  3. albert wheny Says:

    knpa tidak ada jenis obat nama obat yang digunakan???

    • Tks for kunjungannya. Saya sengaja memang hanya mencantumkan nama generik dari obat tersebut. Ada banyak nama obat bermerek yang beredar yang mengandung bahan generik yang sama sehingga saya tidak sebutkan di sini. Untuk mengetahui produk bermerek tersebut tidak terlalu sulit. Tinggal dicek di buku iSO ( informasi spesialit obat ) Indonesia. Tinggal lihat di indeks obat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: