MENGENAL BENTUK OBAT

Obat sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok kita. Di saat kita mendengar salah seorang teman yang lagi sakit, hal pertama yang biasanya kita tanyakan adalah apakah teman tersebut sudah minum obat?  Di sebagian kalangan masyarakat terkadang obat identik dengan pil. Barangkali karena sejak dahulu, obat yang dikonsumsi oleh m,anyarakat memang terbanyak dalam bentuk pil sehingga istilah pil tersebut sangat populer di tengah masyarakat.

 

Selain dalam bentuk pil, obat diproduksi dalam beberapa bentuk yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Bentuk obat tersebut dapat kita kelompokkan sebagai berikut :

  • Obat injeksi/ suntikan ( parenteral ). Obat jenis ini berupa cairan yang dikemas dalam wadah kaca berupa ampul ataupun vial. Kelebihan dari obat jenis ini adalah efek yang ditimbulkannya lebih cepat terutama yang langsung disuntikkan ke pembuluh darah. Kekurangannya adalah cara penggunaannya yang memerlukan keterampilan khusus seperti oleh perawat atau dokter.
  • Obat oral. Kelompok obat ini merupakan obat yang penggunaannya paling banyak. Hal ini disebabkan cara pemakaiannya yang lebih nyaman dibandingkan obat suntik. Kelemahannya adalah efek obat lebih lama dibandingkan obat suntik serta dosis yang dibutuhkan lebih besar. Kebutuhan dosis yang lebih besar ini disebabkan karena obat sebelum masuk ke pembuluh darah mengalami beberapa proses yang dapat membuat sebagian obat menjadi tidak aktif. Obat oral tersedia dalam bentuk caik ataupun padat. Bentuk cair yang oleh banyak orang disebut sirup yang juga ada dalam beberapa bentuk ( larutan, suspensi basah, suspensi kering ). Sedangkan bentuk padatan berupa tablet, kapsul, dan pil. Obat dalam bentuk caik memberikan efek yang lebih cepat dibandingkan bentuk padat. Dari cara penggunaannya bentuk padat ini ada yang ditelan sehingga masuk ke lambung dan ada pula yang hanya diletakkan di bawah lidah sampai melarut oleh air ludah. Ada juga yang dihisap sebelum ditelan disamping dikunyah seperti tablet obat maag.
  • Obat tetes hidung, tetes mata dan tetes telinga. Sesuai dengan namanya maka obat jenis ini ada dalam bentuk larutan yang penggunaannya dengan cara meneteskan ke dalam bagian tubuh yang sakit.
  • Obat dalam bentuk suppositoria. Penggunaan obat jenis ini yakni dengan cara memasukkan/ menanamkan ke dalam lubang anus ataupun lubang kemaluan. Misalnya suppositoria untuk obat keputihan, ambeyen dan sebagainya.
  • Obat inhalasi dan spray yaitu obat yang penggunaannya dengan cara dihirup atau disemprot seperti pada pengobatan asma.
  • Obat oles yakni obat yang digunakan dengan jalan mengoleskannya ke bagian luar tubuh seperti kulit. Tersedia dalam beberapa bentuk yakni salep, krim, lotion

4 Tanggapan to “MENGENAL BENTUK OBAT”

  1. knapa tdk ada gambarnya???????????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: