TAHUN BARU SEMANGAT BARU

              Ada dua peristiwa yang sangat penting dalam tempo satu bulan ini. Yang satu baru beberapa hari berlalu sementara yang lain kurang lebih tiga minggu lagi menjelang. Kedua masa tersebut adalah tahun baru. Yang sudah berlalu adalah tahun baru Hijriah sedangkan yang akan menjelang adalah tahun baru Masehi. Yaa, tahun baru adalah saat yang oleh sebagian besar orang diangggap sebagai sesuatu yang istimewa dan karena keistimewaannya tersebut banyak pula orang yang merayakannya dengan cara yang meriah. Pada pergantian tahun Masehi misalnya, televisi disemarakkan oleh program-program yang terkait dengan semangat pergantian tahun. Para pelaku hiburan kebanjiran order untuk mengisi program-program tersebut. Tempat-tempat hiburan dan rekreasi dipenuhi oleh orang-orang yang ingin mendapatkan hiburan dan melepaskan ketegangan, dan sebagainya. Cara berbeda ditempuh oleh sebagian orang yang lain. Mereka memanfaatkan pergantian tahun untuk melakukan evaluasi dan instropeksi diri. Lantas cara mana yang sebaiknya kita pilih guna menyambut pergantian tahun  tersebut?

              Kegembiraan dalam menyongsong kedatangan tahun baru tentunya bukanlah suatu kekeliruan. Rasa gembira juga merupakan hal yang bernilai positif yang memberikan efek baik bagi tubuh dan jiwa kita. Tapi tentunya kita harus berhati-hati agar kegembiraan itu tidak berlebih-lebihan atau malah kebablasan dan disalah tafsirkan. Tidak sedikit orang yang mengartikan kegembiraan dalam merayakan pergantian tahun dengan mengkonsumsi minuman yang memabukkan. Ada pula yang tidak tidur semalaman dan mengisinya dengan berjudi dan lain-lain. Tentunya cara seperti ini bukanlah sesuatu yang tepat dalam menyatakan kegembiraan.

              Pergantian waktu dalam hal ini tahun, pada hakekatnya adalah masa dimana usia seseorang hidup di dunia semakin bertambah di satu sisi, sementara di sisi lain juga bisa berarti bahwa waktu semakin dekatnya masa kematian seseorang. Kita tahu bahwa kematian adalah sesuatu yang pasti. Kematian adalah masa di mana kelak seseorang harus mempertanggung jawabkan apa yang telah diperbuatnya selama hidup di dunia. Berkenaan dengan ini maka sudah sepantasnyalah evaluasi atau introspeksi diri menjadi sesuatu yang harus kita lakukan dalam menyambut pergantian tahun.

              Kita perlu mengintrospeksi diri kita dengan memutar balik memori kita tentang apa yang telah kita lakukan sepanjang satu tahun ke belakang. Jika ternyata dari hasil evaluasi ini telah banyak hal-hal positif yang kita lakukan, maka kita patut berbahagia dan bertekad untuk minimal bisa mempertahankannya di tahun yang akan datang. Akan lebih baik lagi apabila kita bisa meningkatkan perbuautan-perbuatan positif ini. Sebaliknya kita patut bersedih apabila hasil evaluasi diri mengatakan kepada kita bahwa lebih banyak hal-hal negatif yang telah kita lakukan. Untuk menyikapi hal ini tentu saja kita juga harus bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang kita perbuat di masa lalu dan berjanji untuk memperbaikinya di masa berikutnya. Seandainya saja introspeksi dan evaluasi diri ini kita lakukan, tentunya kehidupan kita akan menjadi lebih baik dari masa ke masa.

 

SELAMAT DATANG TAHUN BARU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: