WAKU-WAKU PLAZA, salah satu kegiatan extra DI SEKOLAH Jepang

             Sejak minggu terakhir Juli lalu, anak saya yang sudah beberapa bulan belakangan ini menikmati kegiatan bersekolahnya di salah satu sekolah dasar milik pemerintah Jepang, memulai liburan musim panasnya sampai akhir Agustus nanti. Liburan musim panas tahun ini terasa tepat waktunya karena bertepatan dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan, sehingga akan sangat memudahkan bagi anak-anak Muslim yang akan menunaikan ibadah puasanya, termasuk putrid saya yang cantik jelita. Bisa dibayangkan betapa berat dan melelahkannya bagi anak-anak yang masih belajar berpuasa tersebut jika mereka harus melaksanakan kegiatan puasa ditambah dengan kegiatan sekolah di tengah musim panas yang begitu membuat gerah bumi Sakura.
Setelah lebih satu minggu anak sayua menikmati masa liburannya di rumah, saya dan istri merasa bahwa waktu yang harus dijalani oleh anak kami tadi begitu panjang jika tidak diisi dengan aktivitas yang bermanfaat. Kami merasa sangat beruntung karena putri kami ini senang dengan kegiatan membaca, menulis dan menggambar. Tetapi tetap saja bahwa waktu seharian masih terlalu luang baginya jika hanya diisi dengan ketiga kegiatan tersebut. Sehingga waktu yang luang lebih banyak digunakannya untuk bermain. Memang tidak ada yang salah dengan bermain. Tetapi tentunya kegiatan tersebut harus juga memperhatikan alokasi waktunya. Hal ini membuat saya dan istri berfikir untuk memberikan kegiatan tambahan bagi anak kami tadi. Kegiatan tambahan yang bersifat lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih optimal baginya.
Pilihan kami jatuh kepada kegiatan waku-waku di sekolahnya. Yaa, beberapa waktu sebelum masa libur tiba, kami mendapatkan beberapa surat dari sekolah yang salah satunya tentang waku-waku plaza. Setelah saya menanyakan tentang surat tersebut ke salah seorang teman Jepang, saya jadi tahu bahwa waku-waku adalah bentuk kegiatan luar sekolah yang menekankan kegiatan anak-anak sekolah dalam bentuk belajar sambil bermain. Saya pun akhirnya datang ke sekolah dengan maksud untuk mendaftarkan anak saya tadi. Kegiatan waku-waku tersebut selama musim panas berlangsung dari pukul 08.30 sampai 17.00 yang bertempat di salah satu ruangan yang ada di gedung sekolah. Dengan beberapa pertimbangan, kami memilih hari Senin sampai Jum’at pukul 13.00 – 16.00 untuk putri kami. Saat melakukan pendaftaran tersebut, saya melihat ada puluhan anak-anak sekolah dasar yang menurut perkiraan saya berasal dari berbagai tingkat kelas, sedang melakukan beberapa kegiatan. Biaya pendaftaran sangatlah terjangkau yakni 600 yen. Di samping itu jika ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya insidental, akan dipungut lagi sejumlah uang yang jumlahnya bisa dibilang sangatlah kecil. Seperti dua hari yang lalu dimana anak saya harus mengumpulkan 50 yen ke pengelola waku-waku untuk pelaksanaan kegiatan jalan-jalan anak-anak di area sekitar sekolah.
Hal yang membuat kami senang setelah mengikutkan putri kami di kegiatan waku-waku plaza adalah kami melihat anak kami begitu gembira setiap kali pulang dari kegiatan tersebut. Kami bisa melihat bahwa ia begitu menikmati kegiatannya di tempat tersebut. Kami juga melihat bahwa banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh anak kami. Ia mendapatkan lebih banyak keterampilan dalam membuat berbagai prakarya. Ada saja hasil karya yang ia tunjukkan kepada saya sesampainya saya di rumah selepas dari kampus. Hasil karya yang juga dia tularkan ke adiknya di rumah.

2 Tanggapan to “WAKU-WAKU PLAZA, salah satu kegiatan extra DI SEKOLAH Jepang”

  1. Blognya keren banget hehee, tapi sayang tulisannya nempel nempel gitu dan gak ada gambar :p. Tapi tulisannya bagus banget hehee😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: