Bantuan Biaya Berobat (BBB) dari Pemerintah Kota Kawasaki

Berkenaan dengan bantuan biaya berobat dari pemerintah kota Kawasaki ini pernah saya tulis beberapa waktu lalu. Jika waktu itu saya menyampaikan  jawaban dari pemerintah kota Kawasaki atas email yang saya kirimkan, maka kali ini saya akan berbagi tentang pengalaman saya terkait dengan BBB ini.             Biaya hidup yang terkenal tinggi di Tokyoarea tentunya mengharuskan kita untuk memutar otak. Kita harus memutar otak untuk mencari tahu bagaimana caranya agar kita bisa tetap hidup dengan nyaman di negeri ini. Dua cara utama yang tentunya harus kita lakukan adalah : Menambah pemasukan dan Mengerem atau mengatur pengeluaran. Salah satu pengeluaran yang cukup sering adalah biaya kesehatan. Dengan tiga orang anak yang masih kecil dimana anak-anak pada umumnya lebih rentan terhadap penyakit dibandingkan dengan orang dewasa, maka saya berfikir bahwa biaya kesehatan tentunya menjadi sesuatu yang harus saya perhatikan.

Suatu ketika, saya pernah mendengar salah seorang teman yang telah lebih dulu membawa anak ke Jepang yang mengatakan bahwa dia setiap kali membawa anaknya yang beumur 4 tahun ke dokter untuk beobat, hanya membayar sebesar 300 Yen. Seorang teman yang lain juga pernah menceritakan pengalamannya ketika dia tidak harus membayar satu yen pun untuk tindakan operasi yang dialami anaknya di sebuah rumah sakit. Tentu saja pengalaman-pengalaman tersebut melegakan hati saya karena banyaknya keringanan yang diberikan oleh pemerintah Jepang kepada para orang tua yang memiliki anak. Tapi waktu itu ada sesuatu hal yang agak mengganjal fikiran saya yakni apakah keringanan biaya kesehatan tersebut berlaku seantero Jepang atau tidak. Kekhawatiran ini timbul mengingat saya dan teman-teman tadi tinggal di prefektur/ propinsi yang berbeda. Di rumah, kemudian saya terus berupaya mencari informasi di internet tentang hal tersebut sampai akhirnya saya menemukannya dan munculnya jawaban atas email seperti yang saya sebutkan di atas.

Pada saat keluarga saya tiba di Jepang, salah satu hal pertama yang saya lakukan adalah mendaftarkan mereka sebagai peserta asuransi kesehatan. Dengan asuransi kesehatanan tersebut menanggung 70 % biaya kesehatan bagi anak sekolah dasar ke atas dan 80% bagi anak di bawahnya. Kemudia sayapun segera mengurus BBB di tempat yang sama hanya berbeda meja saja. Dalam waktu yang tidak sampai setengah jam, kartu BBB untuk kedua anak saya yang berusia 9 bulan dan 4 tahun 8 bulan waktu itu jadi sudah. Proses pembuatannya tidak berbelit-belit. Saya cukup membawa kartu identitas anak-anak, kartu asuransi serta kartu identitas saya. Sampai sekarang, kartu BBB tersebut telah beberapa kali saya manfaatkan ketika saya harus membawa anak-anak berobat ke dokter dan pada saat menebus obat di apotek. Dengan kartu BBB saya tidak perlu mengeluarkan uang satu yen pun terhadap biaya pengobatan anak-anak saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: